Sindopos.com - Promosi Wisata Indonesia di Mauritius

Destinasi-wisata-Indonesia-dipromosikan-di-Mauritius, negara makmur di tengah Samudera India
Suasana Pameran Wisata Di Mauritius
Port Louis - Stan pameran Indonesia mendapatkan kunjungan ratusan pengunjung pada pameran wisata terbesar di Port Louis - Mauritius tanggal 7 s.d 9 Oktober 2016. Para pengunjung dengan antusias mendengarkan paparan berbagai destinasi utama pariwisata Indonesia.  

Berbagai destinasi pariwisata utama dengan lokasi seperti Jogjakarta, Bali, Bandung, Manado, Lombok dan Medan ditawarkan kepada para pengunjung stan Indonesia. Kepada pengunjung dijelaskan berbagai keunggulan pariwisata ke Indonesia seperti situs-situs warisan dunia, keunikan budaya, keindahan alam dan keunikan kuliner. 

Dalam dialog dengan pengunjung, terungkap kecenderungan wisatawan Mauritius untuk belanja dan kuliner Indonesia. “Ternyata banyak sekali destinasi wisata di Indonesia, saya sebelumnya berpikir hanya Bali”, kata salah satu pengunjung. 

Pameran internasional ke-empat yang dibuka oleh Menteri Pariwisata Mauritius ini  dihadiri ribuan pengunjung. Peserta pameran terdiri dari perwakilan kedutaan asing, para operator perjalanan wisata di Mauritius dan biro pariwisata. 
Maskapai penerbangan seperti Air France, Air Mauritius dan Air Asia juga membuka stan dengan menawarkan berbagai tiket promo ke berbagai destinasi wisata internasional. Biro-biro pariwisata dan operator perjalanan juga berlomba menawarkan paket-paket wisata ke berbagai negara termasuk ke Indonesia.  

Pembukaan jalur penerbangan baru oleh Air Asia dari Port Louis ke Kuala Lumpur menambah frekuensi dan pilihan penerbangan ke Indonesia dan negara-negara  Asia Tenggara lainnya. Variasi dan kemudahan angkutan udara ini berpeluang mempermudah wisatawan Mauritius berkunjung ke tanah air. 

Salah satu peserta pameran, Herman Rukmanadi, operator perjalanan wisata Bhara Tours dari Bandung mengatakan bahwa angka kunjungan wisatawan Mauritius ke Indonesia sangat berpotensi untuk terus ditingkatkan. “Jalur penerbangan low cost carrier seperti Air Asia yang tersebar di berbagai kota besar akan mempermudah arus masuk wisatawan”, kata Herman Rukmanadi.

Dalam kesempatan pameran, Herman Rukmanadi juga menjalin kerjasama dengan beberapa operator pariwisata setempat. “Kami mengundang beberapa operator perjalanan wisata Mauritius ke Indonesia untuk melihat produk-produk wisata secara langsung, sehingga mempermudah mereka menjual wisata Indonesia”, lanjut pengusaha asal Bandung tersebut.

“Kemudahan konektifitas penerbangan dari Port Louis ke Jakarta atau Bali dengan transit di Kuala Lumpur atau Singapura membuat jarak tempuh semakin pendek”, kata Herman Rukmanadi. “Wisatawan Mauritius sebagian besar pernah berkunjung ke negeri jiran Malaysia dan Singapura, sehingga dapat ditawarkan melanjutkan ke Indonesia”, lanjut Herman. 

“Selama dua tahun mengikuti pameran, hasilnya sudah mulai berbuah. Pada bulan November ini akan berangkat rombongan wisatawan dari Mauritius ke Indonesia dalam jumlah besar”, papar pengusaha asal Bandung tersebut.   

Pada kesempatan terpisah, Duta Besar RI untuk Kenya yang merangkap Mauritius, Soehardjono Sastromihardjo mengatakan bahwa Indonesia akan terus mempromosikan destinasi wisata nasional di Mauritius. “Masyarakat Mauritius mempunyai tradisi berlibur ke luar negeri. Dengan pendapatan per kapita-nya sebesar USD 11.000, wisatawan Mauritius sangat berpeluang menghabiskan masa liburan di Indonesia”, papar Dubes Soehardjono Sastromihardjo.

Lebih lanjut, Duta Besar Soehardjono Sastromihardjo mengharapkan agar sinergi antara pemangku kepentingan dapat terus ditingkatkan untuk mendorong masuknya wisatawan Mauritius. 

Post a Comment

Powered by Blogger.
close
Banner iklan disini