Uninterruptible Power Supply  (UPS)

Sindopos.com - UPS atau Uninterruptible Power Supply adalah sebuah alat yang digunakan sebagai pengganti atau penyimpan senergi listrik sementara. UPS akan bekerja ketika listrik tiba - tiba padam. Sehingga dengan adanya UPS ini berfungsi untuk mengganti aliran Listrik yang padam untuk sementara waktu. Karena sifatnya yang sementara UPS ini digunakan untuk memback up komputer dekstop. Jadi saat komputer mati maka komputer masih dalam keadaan menyala, hal ini sangat berguna untuk memberika waktu kepada user untuk menyimpan data olahan komputernya untuk kemudian melakukan shut down CPU nya.

Rata - rata harga dipasaran UPS ini adalah Rp. 300.000 - 750.000 atau untuk kapasitas besar kisaran harga pasar adalah Rp. 3.000.000 - Rp. 5.000.0000. Lihat price list beberapa toko Online komputer besar dibawah ini :
Sedangkan yang membuat terkejut bahwa dengan spesifikasi yang sama, harga UPS di dalam APBD DKI Jakarta tahun 2014 sebesar 6 M unutk pengadaan UPS satu sekolah, rata - rata per PCS ketemu angka Rp. 75.000.000. Hal tersebut terungkap saat Saat menyusun APBD 2014, Pemprov DKI Jakarta  ingin menggunakan sistem e-budgeting, namun ditolak mitra kerjanya di DPRD DKI Jakarta. "Akhirnya jalan, tapi apa yang terjadi? Begitu selesai saya masukin itu data, ada Rp330 miliar ada 55 kegiatan di SMK dan SMU beli UPS seharga sekira Rp6 miliar," lanjutnya.

Tim Redaksi Sindopos.com juga berusaha mensurvei beberapa toko besar dan online point sale, dari hasil survei harga UPS di Indonesia memang ada UPS dengan harga diatas 100 juta keatas. Harga UPS tertingi di Pasaran Indonesia adalah EMERSON Liebert ITA 20kVa seharga Rp. 193,578,000. Peringkat Kedua Diduduki oLeh  Apc Smart UPS Online Rackmount SURT20KRMXLI yang dibanderol dengan harga Rp. 110.705.000. Berikut spesifikasi UPS dengan harga super mahal ini.
1. EMERSON Liebert ITA 20kVa seharga Rp. 193,578,000
4. GENERAL ELECTRIC LP 11 Series 10kVA  harga Rp 78,092,300
5. Riello Master MPS Smart UPS 200kVa Harga Rp. 50.000.000

Jika dilihat dari hasil review produk - produk yang ada, kapasitas UPS tersebut digunakan untuk perusahaan - perusahaan besar dimana membutuhkan tenaga lsitrik yang sangat besar, biasanya satu kantor menggunakan 1 atau 2 UPS saja. Karena sifat UPS ini hanya untuk pengganti catu daya bukan sebagai generator listrik. 

Karenanya, Ahok menegaskan, "percobaan" lanjutan untuk pengadaan UPS pada APBD 2015 ditolaknya dengan tegas. "Enggak diusulin. Saya sudah panggil lurah, ada videonya, enggak ada yang ngusulin. Lurah saja kaget. Satu kantor lurah dibeliin UPS Rp2,4 miliar. Tapi sekolah masih sama Rp6 miliar," pungkasnya.

Menurutt orang nomor 1 di DKI ini,Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membongkar salah satu anggaran siluman yang muncul pada APBD 2014 lalu. Anggaran ini muncul pada pembelian UPS di sekolah-sekolah di Jakarta. 

Ahok mengatakan, tahun 2014, hampir semua sekolah dibuatkan anggaran untuk pembelian UPS seharga Rp 6 miliar. Dalam catatan yang dimilikinya, perusahaan dapat lelang dengan harga Rp 5,8 miliar per sekolah. Angka ini dirasa tidak masuk akal untuk sekelas sekolah di Jakarta.

Berikut rekapitulasi pengadaan UPS pada Suku Dinas Pendidikan Tinggi Kota Administrasi Jakarta Barat Tahun Anggaran 2014:

1. PT Vito Mandiri pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) SMK 45 senilai Rp5.822.608.000

2. Wiyata Agri Satwa pengadaan UPS SMKN 42 senilai Rp5.833.448.500

3. PT Dinamika Airufindo Persada pengadaan UPS SMKN 35 senilai Rp5.832.750.000

4. PT Debitindo pengadaan UPS SMKN‎ 17 senilai Rp5.831.408.000

5. PT Hamparan Anugerah Sentosa pengadaan UPS SMKN 13 senilai Rp5.831.408.000

6. Lumban Ambar Berbakti pengadaan UPS SMKN 11 senilai Rp5.794. 822.000

7. CV Air Putih pengadaan UPS SMKN 9 senilai Rp5.830.044.000

8. Bentina Agung pengadaan UPS SMAN 112 senilai Rp5.831.760.000

9. CV Padang pengadaan UPS SMAN 101 senilai Rp5.831.760.000

10. ‎PT Multi Langgeng pengadaan UPS SMAN 96 senilai Rp5.833.410.000

11. ‎CV Artha Prima Indah pengadaan UPS SMAN 94 senilai Rp5.832.035.000

12. PT Tinada Kuta Dairi pengadaan UPS SMAN 85 senilai Rp5.830.880.000

13. ‎PT Tavia Belva pengadaan UPS SMAN 84 senilai Rp5.833.520.000

14. ‎PT Greace Solusindo pengadaan UPS SMAN 78 senilai Rp5.826.810.000

15. PT Astrasea Pasirindo pengadaan UPS SMAN 65 Rp5.833.311.000

16. PT Elisa Mitra Inovatif pengadaan UPS SMAN 57 senilai Rp5.830.858.000

17. ‎CV Wisanggeni pengadaan UPS SMAN 56 senilai Rp5.829.967.000

18. CV Tunjang Langit pengadaan UPS SMAN 33 senilai Rp5.832.618.000

19. ‎PT Paramitra Multi Prakasa pengadaan UPS SMAN 23 senilai Rp5.834.290.000

20. CV Parameswara pengadaan UPS SMAN 19 senilai Rp5.832.200.000

21. ‎PT Aurel Duta Sarana pengadaan UPS SMAN 17 senilai Rp5.832.805.000

22. CV Anugrah Mandiri Jaya pengadaan UPS SMAN 16 senilai Rp5.831.034.000

23. PT Barkanatas Dharma pengadaan UPS SMAN 2 senilai Rp5.837.337.550

24. Anugrah Cipta Karya pengadaan UPS SMKN 60 senilai Rp5.833.300.000

25. ‎CV Bukit Terpadu Utama pengadaan UPS SMKN 53 senilai Rp5.833.289.000

Total Rp145.763.712.050

Post a Comment

  1. Apakah pantas sekolah menggunakan UPS seperti ini ya?

    ReplyDelete

Powered by Blogger.
close
Banner iklan disini