Unik, Upacara Detik-Detik Proklamasi Di Gelar Di Pemakaman Desa

(Foto:KabarPacitan)

Pacitan- Bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu mengingat dan menghormati perjuangan para pendahulu. Pepatah ini melekat erat di hati masyarakat Desa Ploso, Punung, Pacitan. Ini dibuktikan dengan pelaksanaan Upacara Bendera Detik-detik Proklamasi 17 Agustus 2018 oleh masyarakat dan Pemerintah Desa setempat. 
Uniknya, serangakain upacara detik-detik proklamasi digelar di Tempat Pemakaman Umum Desa setempat atau makam cikal bakal Desa Ploso. Prosesi upacara diawali dengan ritual pemecahan kendi diiringi pemanjatan do'a oleh tokoh dan sesepuh Desa. 
Petugas dan peserta upacara juga kompak menggunakan pakaian adat jawa serta pakaian khas masyarakat pedesaan. Ini sebagai upaya untuk mempertahankan kearifan lokal dan adat budaya masyarakat desa. 
" Kami mengadakan upacara detik-detik proklamasi di area makam sudah dua tahun ini untuk menjaga adat budaya dan kearifan lokal. Selain memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Upacara ini sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur terutama Kyai Kendil Wesi dan Brojo Kenongo yang merupakan cikal bakal Desa Ploso," kata Kepala Desa Ploso, Agus Cahyono seusai prosesi upacara.    
Kegiatan ini lanjut, Agus, sebagai sarana memotivasi masyarakat agar lebih menghargai pejuang dan mencintai Desanya. Dengan begitu masyarakat akan turut serta membangun dan memajukan tanah kelahirannya.
"kami harapkan masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan sekitar desa sehingga tercipta suasana adem, ayem, makmur sesuai cita-cita para leluhur," tambahnya. 
Semangat kebersamaan sangat diperlukan untuk mewujudkan Desa Ploso yang maju dan sejahtera. Melalui prosesi ini masyarakat akan mendapat keberkahan dan dijauhkan dari segala macam bahaya.  

" Ramai-ramai membangun desa mengangkat kesejahteraan warga. Semoga masyarakat mendapat keberkahan sehat, kedamaian dan kesejahteraan," tambah Sesepuh Desa, Adi Siswoyo. (JTV)