![]() |
| Dekumentasi peserta dan pantia LK 1 Komisariat Gajah Mada |
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Gajah Mada sukses menyelenggarakan kegiatan Latihan Kader I (LK I) yang berlangsung selama tiga hari dua malam, terhitung sejak 26 hingga 28 Desember 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Ngadirejan, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan.
Mengusung tema “Terbinanya Kepribadian Muslim yang Berkualitas Akademis, Sadar akan Fungsi dan Peranannya dalam Berorganisasi serta Hak dan Kewajibannya sebagai Kader Umat dan Kader Bangsa”, kegiatan ini diikuti oleh 10 mahasiswa dari wilayah Kabupaten Pacitan. Peserta terdiri atas 9 mahasiswa STKIP PGRI Pacitan dan 1 mahasiswa Institut Studi Islam Muhammadiyah (ISIMU) Pacitan.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mendapatkan lima materi wajib sesuai kurikulum kaderisasi HMI serta tiga materi tambahan yang disesuaikan dengan kearifan lokal (local wisdom) Pacitan. Perpaduan materi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai nilai-nilai dasar HMI sekaligus menumbuhkan kesadaran terhadap konteks sosial dan budaya daerah.
Ketua Panitia LK I, Ralinda Rahmadani, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi pintu awal bagi peserta untuk menjalani proses kaderisasi di HMI secara berkelanjutan. “Latihan Kader I ini menjadi gerbang awal bagi kawan-kawan untuk berproses dan mengenal HMI lebih dalam. Kami optimistis kegiatan ini mampu melahirkan kader yang berkualitas dan berintegritas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua HMI Komisariat Gajah Mada, Frananda Febrian Nur Cahyo, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Menurutnya, LK I merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter kader HMI. “Kami berharap para peserta dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama LK I untuk kemajuan organisasi dan kontribusi nyata di tengah masyarakat,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, HMI Komisariat Gajah Mada menegaskan komitmennya dalam mencetak kader-kader muda yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepribadian muslim yang kuat serta kesadaran akan peran sosial sebagai kader umat dan kader bangsa.
