Sindopos.com - Profil Desa Cemeng Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur.

Peta Desa Belah Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan Prov. Jaww Timur
Desa Belah merupakan salah satu dari 12 desa di wilayah Kecamatan Donorojo, yang terletaak di sebelah barat kota Kecamatan Donorojo dan berbatasan dengan  Desa Girikiks Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah . Luas wilayah Desa Belah adalah 13 020  hektar. Adapun batas-batas wilayah desa Belah sebagai berikut :

BATAS DESA
Sebelah Utara
: Desa  Bulurejo,Desa Gedongrejo,Kec. Giriwoyo,Kab. Wng                     
Sebelah Selatan
Sebelah Timur
Sebelah Barat
:  Desa Girikikis,Kecamatan Giriwoyo  Kab. Wonogiri


Iklim Desa Belah, sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia mempunyai iklim Tropis dan terdiri dari dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Belah Kecamatan Donorojo.

 Sejarah Desa Desa Belah Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan


Mengenai awal mula terjadinya desa Belah dapat di ketahui dari bebrapa tokoh masyarakat yang merupakan pelaku sejarah pada beberapa generasi yang silam.Hal ini di buktikan dengan adanya makam Pepunden yang merupakan cikal bakal penghuni padusunan yang ada di Desa Belah,diantaranya:

          - Mbah Umbulan/Mbah Belah : Makam terletak di Dusun Belah
          - Kyai Bazar Iman                    : Makam terletak di Dusun Pugeran
          - Mbah Bedoyo                         : Makam terletak di Dusun Jatisari

Dari legenda di sebutkan bahwa penamaan Desa Belah ini di mulai dari penamaan dusun yang membentuk terjadinya sebuah desa,yang di lakukan oleh seorang pangeran utusan dari Raja mataram yang melakukan perjalanan mengemban perintah dari raja Mataram kala itu bernama pengeran Kusumo.Bahwa di suatu hari Pangeran Kusumo berjalan dari mataram ke Majapahit,sesampainya disuatu tempat panngeran Kusumo singgah karena sudah sore tempat itu lalu di berinya nama Dusun Glonggog, setelah itu beliau berjalan ke arah timur dan tidur di sebuah pohon elo maka tempat itu di beri nama Dusun ngelo, pada pagi harinya meneruskan perjalanan ke timur dan melalui gunung yang indah berseri kemudian di beri nama Dusun Gunungsari lalu pangeran itu bergerak ke timur dan menemukan sumber air dari dalam tanah merah lalu daerah itu di berinya nama Dusun Lemahbang, setelah itu pangeran kusumo belok keselatan dan melalui daerah yang subur kemudian memberinya nama Dusun Bonrejo,dari situ pangeran melangkahkan kaki keselatan beristirahat di bawah pohon klepu maka di berinya nama Dusun Klepu,

Setelah itu beliau melihat ke arah timur di pandangnya bayak pohon jati yang menghijau maka diberinya nama daerah itu dengan nama Dusun Jatisari,setelah itu melanjutkan perjalanan ke arah timur dan bertemu dengan seorang pertapa barnama tunggul wulung maka wilayah itu diberi nama Dusun Tunggul,sehabis bertemu dengan tunggul wulung pangeran bergerak ketimur sampai di rawa /embel yang di kuasai oleh Kyai Jayeng Darpo,maksud hati pangeran ingin numpang mandi namun tidak di perbolehkan oleh penguasanya lalu pangeran marah maka embel itu terbelah maka tempat itu di berinya nama Dusun Belah ,lalu bergerak keselatan melewati sawah/lebeng kemudian diberinya nama Dusun Nglebeng.

Kemudian Pangeran Kusumo berjalan ke barat dan dilihatnya pegunungan yang banyak lalu di beri nama Dusun Sinung,setelah itu pengeran tiba di suatu tempat dan bertemu dengan seorang Kyai yang Bernama Bazariman lalu baliau menetap beberapa lama untuk belajar berbagai ilmu kepada kyai itu,bersama kyai itu pangeran memberi nama daerah itu dengan sebutan Dusun Pugeran.setelah dirasa cukup kemudian pangeran Kusumo melanjutkan perjalanan ke utara tiba di suatu tempat sudah malam kemudian tidur di sebuah pohon ploso maka keesokan harinya memberinya nama daerah itu Dusun Ploso.pagi itu juga pangeran melanjutkan petualangan mengemban perintah dari raja Mataram untuk melihat dari dekat kejadian perang di perbatasan Majapahit.Demikianlah asal kejadian Desa Belah yang terdiri dari tiga belas Dusun. 

Demografi Desa Belah Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan


Desa Belah terdiri dari 13 Dusun dengan jumlah penduduk 4 420  Jiwa atau 1 263  KK, dengan perincian sebagaimana tabel berikut;

Tabel II.1: Jumlah Penduduk
No.
Uraian
Jumlah
1.
Jumlah penduduk
4 420 orang
2.
Laki-laki
2 102 orang  
3.
Perempuan
2 318 orang
4
Jumlah KK
               1 263 KK
5
Jumlah RTM
    578 orang  



Tabel II.2: Jumlah Penduduk Menurut Umur
No.
Umur (Tahun)
Jumlah (Jiwa)
1.
> 65
135
2.
60 - 65
145
3.
55 – 60
307
4.
50 – 55
321
5.
45 – 50
326
6.
40 – 45
356
7.
35 – 40
421
8.
30 – 35
476
9.
25 - 30
487
10.
20 – 25
432
11.
15 – 20
334
12.
10 – 15
321
13.
5 - 10
242
14.
< 5
117
Jumlah
4 420 orang

Keadaan Sosial Belah Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan

Tingkat pendidikan masyarakat Desa Belah adalah sebagai berikut

Tabel II.3: Tingkat Pendidikan Masyarakat
No.
Tingkat Pendidikan
Jumlah ( orang )
1.
Tidak Sekolah / Buta Huruf
34
3.
Tidak Tamat SD/Sederajat
46
4.
Tamat SD / sederajat
215
5.
Tamat SLTP / sederajat
327
6.
Tamat SLTA / sederajat
324
7.
Tamat D1, D2, D3
43
8.
Sarjana / S-1
27

Kesenian yang masih ada di masyarakat Desa Belah adalah sebagai berikut

Tabel II.4: Kesenian Masyarakat
No.
Jenis Kesenian
Jumlah Kelompok
Status
1.
Reog
3
Aktif
2.
Wayang
2
Aktif

Keadaan Ekonomi Desa Belah Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan

Karena Desa Belah merupakan desa pertanian, maka sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, selengkapnya sebagai berikut:
9
Tabel II.5: Mata Pencaharian Penduduk
Petani
Pedagang
PNS
Tukang /Jasa
Lain- Lain
712
42
33
43
12


Jumlah kepemilikan hewan ternak oleh penduduk Desa Belah adalah sebagai berikut :

Tabel II.6: Kepemilikan Ternak
Ayam/itik
Kambing
Sapi
Kerbau
Lain-lain
873
229
221
-
7

 Pembagian Wilayah Desa Belah Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan


Secara administratif pembagian wilayah, sebagai berikut:

Tabel II.7: Pembagian Wilayah Desa
NO
DESA
DUSUN
RW
RT

1

BELAH

13

13

54


Post a Comment

Powered by Blogger.