Sindopos.com - SBY berencana untuk peringati HUT RI ke 70 bersama pejuang & veteran di Nawangan, Pacitan ~ tempat Panglima Sudirman dulu pimpin Perang Gerilya.

Karikatur SBY Rayakan HUT RI di Kampung Halaman
Presiden RI Ke 6 Bapak SBY Rayakan HUT RI ke 70 di kota kelahiran, Perayaan Hut RI SBY ini merupakan yang pertama sejak 10 tahun terakhir. Selama 10 terakhir ini Presiden RI ke 6 ini peringati Hari Kemerdekaan di Jakarta, Jadi wajar jika SBY ingin "Pulang Kampung" untuk peringatinya di Pacitan.
Melalui Akun Resmi Facebook Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan permohonan Maaf atas ketidak hadirannya dalam acara peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana. Dalam akun resmi nya SBY menyampaikan bahwa 
"10 kali saya sampaikan pidato di Senayan, hanya beberapa kali satu-dua mantan Presiden; Wapres hadir. Krn memang undangan sifatnya.Dlm peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana, Gus Dur pernah hadir sekali. Selebihnya para mantan Presiden peringatinya di tempat lain.
Atas apa yg saya alami dulu, tdk ada pikiran negatif saya kpd beliau-beliau itu. Tidak ada yg salah, karena memang tak ada keharusan.
Setelah 10 th terakhir saya peringati hari kemerdekaan tsb di Jakarta, insya Allah tahun ini saya akan peringati bersama masy Pacitan."
Tanggapan Positif dari para Netizen terutama masyarakat Purworejo dan Pacitan yang sangat antusias menyambut kedatangan Mantan Presiden RI ke 6 yang lahir di Kota Batu Akik Pacitan. Sebelum tiba SBY bersama Istri Any Yudhoyono terlebih dahulu berkunjung ke Purworejo yang merupakan kampung halaman ibu Any Yudhoyono. Agenda Kegiatan Perayaan HUT RI di Pacitan ini memang sudah direncanakan sebelumya.

Berikut Petikan Jawaban SBY melalui akun Facebooknya :
Kemarin, di Purworejo & Yogyakarta, ada wartawan yg tanyakan ketidakhadiran saya di MPR, ketika Presiden Jokowi sampaikan pidato.
Terus terang, stlh selama ini sy peringati Hari Kemerdekaan di Jakarta, th ini sy ingin "pulang kampung" utk peringatinya di Pacitan.
Kehadiran mantan Pres & Wapres dlm acara di MPR tsb bersifat undangan. Juga dlm acara peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana.
10 kali saya sampaikan pidato di Senayan, hanya beberapa kali satu-dua mantan Pres & Wapres hadir. Krn memang undangan sifatnya.
Dlm peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana, Gus Dur pernah hadir sekali. Selebihnya para mantan Presiden peringatinya di tempat lain.
Atas apa yg saya alami dulu, tdk ada pikiran negatif saya kpd beliau-beliau itu. Tidak ada yg salah, karena memang tak ada keharusan.
Setelah 10 th terakhir saya peringati hari kemerdekaan tsb di Jakarta, insya Allah tahun ini saya akan peringati bersama masy Pacitan.
Saya berencana utk peringati bersama pejuang & veteran di Nawangan, Pacitan ~ tempat Panglima Sudirman dulu pimpin Perang Gerilya.
Pagi ini, saya bergerak dari Yogyakarta menuju Pacitan, setelah sebelumnya dgn kereta api saya & Ibu Ani berangkat dari Jakarta.
Saya minta maaf kpd masyarakat, karena sempat ada "kesimpangsiuran" perihal ketidakhadiran saya kemarin. Inilah penjelasan saya.
Semoga rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan di Jakarta sukses & dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia makin maju.
Diambil dari akun twitter @SBYudhoyono, Sabtu, 15 Agustus 2015

Post a Comment

Powered by Blogger.
close
Banner iklan disini