Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pacitan melalui Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) PPD, Muhammad Syaivuddin, secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap razia gabungan yang digelar aparat penegak hukum dan instansi terkait di Kabupaten Pacitan.
Langkah ini merespons operasi gabungan dari Polres Pacitan, Satpol PP, dan Subdenpom pada Sabtu (24/10/2026) malam di empat rumah kos dan satu homestay. Dalam razia yang dipicu oleh keresahan warga tersebut, petugas mengamankan sembilan pasangan bukan suami istri—satu di antaranya masih di bawah umur—serta melakukan tes urine acak dengan hasil seluruhnya negatif narkoba.
"Terjaringnya anak di bawah umur dalam razia ini membuktikan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap tempat kos, homestay, dan ruang publik. Kami mengajak masyarakat, orang tua, pemerintah daerah, hingga pemilik penginapan untuk bergerak bersama melindungi anak-anak kita dari ancaman eksploitasi dan pergaulan yang salah," ujar Syaivuddin.
Menanggapi fenomena tersebut, HMI Cabang Pacitan menyampaikan tiga poin utama pernyataan sikap:
1. Apresiasi Respons Cepat Aparat
HMI mengapresiasi langkah responsif Polres Pacitan, Satpol PP, dan Subdenpom dalam menanggapi aduan masyarakat terkait indikasi pelanggaran ketertiban umum di fasilitas penginapan.
2. Dukungan Penegakan Hukum yang Tegas
HMI mendukung pemeriksaan mendalam terhadap seluruh pasangan yang terjaring. Khusus untuk keterlibatan anak di bawah umur, HMI mendesak penanganan hukum yang serius sesuai regulasi perlindungan anak, termasuk pengusutan potensi unsur pidana atau kekerasan seksual oleh Satreskrim Polres Pacitan.
3. Penguatan Pengawasan dan Kepatuhan Aturan
HMI mengimbau para pemilik usaha kos dan penginapan agar memperketat seleksi penghuni serta tertib mematuhi aturan pelaporan identitas tamu demi menjaga keamanan lingkungan bersama.
Syaivuddin juga menekankan pentingnya langkah keberlanjutan pasca-razia dari pihak berwenang.
"Ke depan, kami berharap petugas gabungan terus menggelar razia secara rutin dan acak, yang diimbangi dengan sosialisasi masif ke sekolah-sekolah. Khusus bagi anak di bawah umur yang terjaring, pendekatan penanganan wajib berfokus pada perlindungan hak dan pemulihan psikologis mereka," tambahnya.
Sebagai elemen pemuda dan mahasiswa, HMI Cabang Pacitan berkomitmen untuk terus mengawal tatanan sosial dan moralitas masyarakat agar Kabupaten Pacitan tetap aman, kondusif, serta terbebas dari segala bentuk pelanggaran hukum maupun norma sosial.
