Pacitan; Musyawarah Daerah (Musda) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Pacitan tahun 2026 berlangsung sukses pada Selasa, 8 April 2026, di Rumah Makan (RM) Sehat Pacitan. Acara yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal ini mengusung tema “Sucikan Hati, Mempererat Ukhuwah, dan Mempertegas Peran KAHMI dalam Membangun Pacitan.”
Musda yang berjalan dengan lancar dan khidmat ini dibuka oleh Nurul Hadi Mustofa, M.Pd., selaku perwakilan Majelis Wilayah (MW) KAHMI Jawa Timur. Dalam sambutannya, Nurul Hadi Mustofa menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan semangat ukhuwah di antara keluarga besar KAHMI Pacitan.
Sambutan utama disampaikan oleh DR. Arif Setia Budi, S.Sos., MPA., Presidium KAHMI Pacitan yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pacitan. Politisi gaek yang dikenal dengan jargon 'nandur dulur' ini menegaskan pentingnya peran KAHMI dalam pembangunan daerah.
“KAHMI harus terus berperan aktif di segala lini pembangunan. Kita harus seiring sejalan dengan pemerintahan daerah untuk mewujudkan kemajuan, kesejahteraan, dan kebahagiaan masyarakat Pacitan. Sucikan hati, eratkan ukhuwah, dan jadikan KAHMI sebagai kekuatan positif bagi kemajuan daerah,” tegas DR. Arif Setia Budi.
Acara Musda berlangsung secara demokratis dan kondusif. Agenda utama meliputi pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, penyusunan rekomendasi program kerja, serta pemilihan presidium baru untuk masa bhakti 2026–2031.
Melalui proses musyawarah yang penuh keakraban, terpilih secara aklamasi lima orang anggota Presidium Majelis Daerah (MD) KAHMI Kabupaten Pacitan periode 2026–2031, yaitu:
1. DR. Arif Setia Budi, S.Sos., MPA.
2. Nurul Hadi Mustofa, S.Pd., M.Pd.
3. Mulyadi, S.Pd., M.Pd.
4. Sulis Styorini, S.Pd., M.Si.
5. Wayan Diana, S.Pd., MM.
Terpilihnya lima presidium ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi KAHMI Pacitan untuk semakin solid, visioner, dan proaktif dalam berkontribusi membangun Kabupaten Pacitan ke depan.
Dengan semangat “sucikan hati dan eratkan ukhuwah”, keluarga besar KAHMI Pacitan berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah serta agent of change yang bermanfaat bagi masyarakat.


