Polisi : Keluarga Menerima Sebagai Musibah

(Foto:Istimewa)

Punung,kabarpacitan.com- Kematian Arif Nur Rokhim (8) menyisakan misteri. Kepolisian setempat menyebut korban meninggal akibat tertimbun pasir saat bermain di tepi sungai yang kering.

“Dugaannya korban bermain disekitar sungai lalu tertimbun longsoran pasir dari atas,” kata Kapolsek Punung Akp Basuki pada wartawan.

Kematian bocah kelas 2 setingkat sekolah dasar ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat. Keluarga ikhlas dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

“Keluarga sudah menerima sebagai musibah dan tidak perlu dilakukan visum luar atau otopsi,” jelas Basuki.

Arif Nur Rokhim ditemukan warga meninggal dunia tertimbun material pasir pada Minggu (4/11) petang. Korban diperkirakan bermain pasir di sekitar sungai sebelum tertimbun.

Jasad korban sudah dimakamkan di tempat pemakaman umum di Desa Mantren, Punung, Pacitan.

@redaksikabarpacitan.com

No comments for "Polisi : Keluarga Menerima Sebagai Musibah"