Sindopos.com - Profil Desa Gundik Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

 
Profil Desa & Kelurahan, Desa Gundik Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo
Profil Desa & Kelurahan, Desa Gundik Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

 

Kondisi Desa Gundik Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo


Sejarah Desa Gundik Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

Babat Desa Gundik

Babat desa erat sekali dengan babat kabupaten, dengan kerajaan / negeri. Untuk itu dalam menulis babat desa khususnya desa Gundik juga perlu mempelajari babat Ponorogo. 

Dasar lain agar mendekati kebenaran tentang babat desa Gundik bisa melihat peninggalan – peninggalan lama yang masih ada, ceritera-ceritera para orang terdahulu. Apalagi desa Gundik ada tertulis adanya Palang/Kepala Desa Gundik. Nama desa Gundik diambil dari nama Trah Mojopahit yaitu Pangeran Batoro Katong yang memiliki anak bernama Mbah Bawuk yaitu setelah Mbah Bawuk tapa brata dan Murco entah kemana yang sampai sekaran berupa gundukan rumah rayap besar  di Desa Gundik. Dan Gudukan rumah rayap tersebut masih dijadikan Pugeran yang masih sering dileluri oleh anak keturunannya oleh para tokoh masyarakat pada Zaman itu di abadikan menjadi sebuah nama desa Gundik. 



Sejarah Pemerintahan Desa Gundik Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

1.    Palang atau Kepala Desa Gundik yang pertama adalah Mbah Palang  I. Masa Kepemerintahan mulai Tahun 1818 sampai dengan 1902 M. Makam Palang I. Adalah terletak di Makam Pesanggrahan Dusun Weguh Desa Gundik.
2.    Gantinya adalah Mbah Kromo sentono Yang memiliki Masa Kepemimpinan mulai Tahun 1892 sampai dengan 1953. dan dimakamkan di Makam Pesanggrahan Dusun Weguh Desa Gundik.
3.    Sepeninggal Mbah Kromo Sentono digantikan oleh Mbah Mangundihardjo yang berkuasa antara Tahun 1953 M.  sampai dengan 1975 M. Terjadi perubahan  Pemerintahan Desa menjadi Kepala Desa/Lurah. Beliau dimakamkan di Makam Pesanggrahan Dusun Weguh Desa Gundik.
4.    Yang menggantikan Mbah Mangundihardjo adalah ; Mbah Soenarjodihardjo
Masa Kepemerintahan Mbah Soenarjodihadjo adalah berkisar antara Tahun 1976 M. sampai dengan 2000 M.
5.        Gantinya bernama  Bapak Katimun.
Masa Kepemimpinan Bapak Katimun adalah mulai Tahun 2001 M sampai sekaran.  Selama menjabat sebagai Kepala Desa Gundik, beliau Bapak Katimun telah banyak menorehkan keberhasilan terhadap kemajuan Pembangunan di Desa Gundik, diantaranya ; 

a.    Pembangunan Pengerasan Jalan sepanjang 3 KM. Antara  Dusun Gentong Dusun Weguh dan Dusun Bakalan
b.    Pembenahan Sarana Pengaman Jalan atau Plesengan lainnya,
c.    Pembangunan Kantor dan Balai Desa Gundik
d.    Pembangunan Polindes,
e.    Pembangunan Kantor dan Gedung TK Dharma Wanita
f.    Pembangunan Jembatan Gentong
g.    Pembangunan 2 Masjid Besar di Dusun Gentong.

Dan Masih banyak Program Kerja Pembangunan Fisik yang belum dapat terselesaikan pada masa Kepemimpinan Bapak Katimun diantaranya ; 

1.    Pemburasan Jalan sepanjang 3 Km dari Dusun Gentong sampai Dusun Bakalan,
2.    Penyempurnaan Plengsengan. 

Dalam Bidang Pemerintahan pada masa Kepemimpinan Bapak Katimun juga terdapat  perubahan-perubahan yang mendasar, antara lain; Perubahan Lembaga Musyawarah Desa (LMD) menjadi Badan Perwakilan Desa (BPD) dengan jumlah anggota 9 Orang dan Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) digantikan namanya menjadi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). Kedua lembaga Desa ini berfungsi sebagai Partner Kerja dari Pemerintah Desa Gundik.

Sehubungan dengan masa Jabatan sebagai Kepala Desa telah Purna per 25 Mei 2013 maka sebagai Penjabat Kepala Desa untuk mengisi masa-masa Transisi Kepemimpinan, agar kelanjutan Program Kerja Pembangunan di Desa Gundik dapat berjalan sesuai dengan rencana kerja dan harapan, cita-cita masyarakat Desa Gundik.



Demografi Desa Gundik Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

Keadaan Demografis Desa Gundik Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo mencakup data sebagai berikut : 

a.    Kependudukan :
o    Laki-laki     =      990      Jiwa
o    Perempuan     =      1.115    Jiwa
Jumlah    =      2105     Jiwa 

b.    Mata pencaharian  penduduk  :
o    Petani     =    969      Orang
o    PNS / TNI    =     45    Orang
o    Perdagangan     =    20     Orang
o    Pensiunan     =     16     Orang
o    Home Industri    =    46     Orang
o    Buruh tani     =   459     Orang
o    Jasa lainnya     =     -    Orang
o    Swasta    =    548    Orang
o    Buruh    =          Orang

c.    Usia produktif : 1684 Orang

d.    Tingkat Pendidikan Penduduk :
o    Tributa    =      48    Orang
o    Tidak tamat SD    =    676    Orang
o    Tamat  SD     =    849     Orang
o    Tamat SLTP     =    296    Orang
o    Tamat  SLTA     =    173     Orang
o    Tamat Sarjana     =    63      Orang
e.    Menurut  Agama :
o    Islam     =    2105     Orang
o    Katholik    =      -    Orang
o    Kristen     =      -       Orang
o    Hindu / Budha     =      -       Orang



Keadaan Sosial Desa Gundik Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

Dalam Bidang Sosial kemasyarakatan/Agama, Seni dan Budaya pada masa Kepemimpinan Bapak Katimun juga mengalami Kemajuan yang sangat Pesat, antara lain : 

1.    Banyak berdiri tempat-tempat Ibadah seperti Masjid, yang sebelumnya hanya 2 Buah Masjid menjadi 6 Masjid dan 12 Mushola yang tersebar di Wilayah Desa Gundik
2.    Bidang Seni , Desa Gundik memiliki 2 Group Seni Reog yaitu : Seni REOG CAKRABIRAWA dan 1 Buah Group Seni HADRAH MUTIARA NADA, dan      Seni Kerawitan Ngudi Laras
3.    Bidang Budaya, Masyarakat Gundik Mayoritas aktif dalam kegiatan-kegiatan Lingkungan seperti Jamaah Yaasin, Pengajian, Majlis Ta’lim dan Kegiatan-kegiatan lainnya.



Keadaan Ekonomi Desa Gundik Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

1.    Potensi Unggulan Desa :
Dengan luas wilayah Desa Gundik keseluruhnya adalah : 168,415 Ha  yang terdiri dari Luas Tanah Sawah : 142,36 Ha, Tanah Darat : 9,67 Ha, sedangkan 13,75 Ha merupakan tanah kering/melihat kondisi luas Desa Gundik yang sebagian besar tanah sawah maka potensi yang dimiliki oleh Desa Gundik adalah di bidang sektor pertanian.

Disamping dibidang pertanian, masyarakat Desa Gundik mempunyai usaha sampingan yang dilakukan dengan sistem home industri yang terdiri dibidang usaha : Mebeler, Pembuatan Tempe dan tahu, Penjahit, Pembuatan Batu Merah, Salon Kecantikan, anyaman bambu, dan pembuatan aneka makanan kecil.

2.    Pertumbuhan Ekonomi :

1.    Kualitas Angkatan Kerja
a.    Angkatan kerja tidak tamat SD     =     303    Orang
b.    Angkatan kerja tamat SD     =    1112    Orang
c.    Angkatan kerja tamat SLTP     =    396    Orang
d.    Angkatan kerja tamat  SLTA     =    173    Orang
e.    Angkatan kerja tamat Diploma    =    15    Orang
f.    Angkatan kerja tamat Sarjana    =    18    Orang

2.    Pengangguran :
a.    Jumlah penduduk 15-55 tahun yang belum bekerja =    97 Org
b.    Jumlah angkatan kerja usia 15-55 tahun     =  1146     Org

3.    Keluarga sejahtera dan RTM : 512 KK
a.    Jumlah  Keluarga Pra sejahtera    =  219 KK
b.    Jumlah  Keluarga Sejahtera  I     =    135    KK
c.    Jumlah Keluarga Sejahtera  II    =    81    KK
d.    Jumlah Keluarga Sejahtera  III     =    54    KK
e.    Jumlah Keluarga Sejahtera  III Plus     =    23    KK
 

 

 

Post a Comment

Powered by Blogger.