Sindopos.com - Profil Desa Tanjunglor Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan.

 
Profil Desa & Kelurahan, Desa Tanjunglor Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan
Profil Desa & Kelurahan, Desa Tanjunglor Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan

 

 Kondisi  Desa Tanjunglor Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan

Pentingnya memahami kondisi Desa untuk mengetahui keterkaitan perencanaan dengan muatan pendukung dan permasalahan yang ada, memberikan arti penting keputusan pembangunan sebagai langkah mendayagunakan dan penyelesaian masalah di masyarakat.

DesaTanjunglor  merupakan salah satu dari 18 desa di wilayah Kecamatan Ngadirojo , yang terletak 6 Km ke arah Utara dari kota Kecamatan,  Desa Tanjunglor mempunyai luas wilayah seluas 452.670  hektar. Adapun batas-batas wilayah desa Tanjunglor:

BATAS DESA
Sebelah Utara    :  Desa Wonosidi Kecamatan Tulakan
Sebelah Selatan  :  Desa Bodag Kecamatan Ngadirojo
Sebelah Timur    :  Desa Nogosari Kecamatan Ngadirojo
Sebelah Barat    :  Desa Ngumbul Kecamatan Tulakan


Iklim Desa Tanjunglor, sebagaimana desa-desa lain di wilayah Indonesia mempunyai iklim kemarau dan penghujan, hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Tanjunglor.  Kecamatan Ngadirojo.


Sejarah Desa Tanjunglor Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan

Cerita dari para sesepuh desa Tanjunglor dan bebrapa Tokoh masyarakat desa Tanjunglor serta dari Buku cerita babad Lorog, dapat diuraikan dengan singkat, bahwa Desa Tanjunglor telah berdiri sejak jaman penjajahan Belanda. Pada waktu itu tentunya kondisi desa masih belum menentu, karena masyarakat masih tercekam oleh kekuatan phisik tentara penjajah.Walaupun masyarakat hidupnya masih tercekam dan rumah masih jarang-jarang, namun sudah ada yang memimpin yang disebut Demang. Ki  Demang yang ditunjuk oleh Kanjeng Adipati Ponorogo.

Pada masa itu sebetulnya sudah ada gerakan Pembangunan yang diprakarsai oleh Tentara Penjajah namun hanya terbatas pada pelebaran jalan dan jembatan kecil yang menghubungkan antar desa yang satu ke desa yang lain( khusunya jalan tembus yang menghubungkan dengan daerah Ponorogo yang saat ini jalan Kec Ngadirojo tembus ke Ponorogo ).

Beberapa tahun kemudian datanglah tentara jepang yang ingin menguasai dan mengatur desa, sehingga nama Demang diganti dengan sebutan Lurah/Kepala Desa.

Karena pada waktu itu keadaan masyarakat yang  masih terbelakang pengetahuan, ketrampi-lan maupan bidang yang lain maka keadaan desa pada waktu itu masih statis.

Letak desa Tanjunglor yang jauh dan terpencil ini sehingga hanya terdapat hutan/tanaman yang mengelompok dan disinilah rumah-rumah penduduk, disisi lain hanya terdapat jalan se-tapak yang menghubungkan rumah-kerumah penduduk serta keadaan tanahpun masih banyak yang gundul namun demikian ada tanaman buah-buahan untuk menambah gizi masyarakat.

Kehidupan masyarakat masih terisolisasi dan sangat tradisionil pada saat itu, namun berkat kegigihan para pemimpin desa ( Demang ) kondisi desa Tanjunglopr semakiin maju, terbukti dengan adanya Gerakan Pembangunan fisik secara swadaya, yang pada akhirnya dari tahun ke tahun mulai nampak Profil Desa Tanjunglor.

PEJABAT  YANG MEMIMPIN DESA TANJUNGLOR :
1. Demang ATMO SEDIRO.
2. Demang ATMO PROJO.
3. Lurah JAROT SASTRO DIMEJO.
4. Lurah PRAWIRO SARI.
5. Lurah MANGKU DIWIRYO.
6. Lurah ATMO WIYOTO                     s/d 1955
7. Lurah  IMAM SUPANGAT            1955    s/d 1969
8. Lurah DARMO WIYONO                1969    s/d 1989
9. Kepala Desa SOEKARNI SW            1989    s/d 1990
10.Kepala Desa OERIPTO                1990    s/d 1998
11.Kepala Desa HARIS IMAM SUGIARTO        2002    s/d 2012
Demikian sekilas asal-usul Desa Tanjunglor.


SEJARAH PEMBANGUNAN DESA TANJUNGLOR

Pembangunan Desa Tanjunglor sebetulnya sejak jaman penjajahan Belanda, walaupun hanya dengan secara gotong royong masyarakat yang dipimpin pada waktu itu dengan sebutan ke demang, terbukti dengan dibangunnya gedung Sekolah Rakyat ( SR ) yang saat ini gedung tersebut ditempati dan dipergunakan untuk Gedung TK Tanjung.

Pada tahun 1969 dengan dicetuskannya REPELITA ( Rencana Pembangunan Lima Tahun ) yang kemudian di dengan PELITA ( Pembangunan Lima Tahun ) saat itu bermunculan lem-baga-lembaga yang mendukung pembangunan di desa Tanjunglor.

Lembaga sosial Desa ( LSD ) sebutan pada waktu itu berperan  sekaligus sebagai pelaksana pembangunan di desa Tanjunglor dan berfungsi sebagai Wahana Masyarakat dalam pemban-gunan yang dipimpin oleh seorang tokoh masayarakat, sedang Kepala Desa sebagai pembi-na,mulai saat itu pembangunan Desa Tanjunglor mulai terarah dan menumpuknya berbagai usulan Pembangunan yang diangkat di tingkat Kecamatan.namun banyak usulan yang diang-kat ditingkat kecamatan belum tentu disahkan untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah. Akan tetapi masyarakat tidak patah semangat untuk membangun desanya sendiri dengan mo-dal semangat pembangunan yang menggebu-gebu dan jiwa ingin maju dan sejajar dengan desa yang lain maka secara swadaya masyarakat berusaha bangkit membangun desa. 

Selanjutnya data Pembangunan Fisik yang dilaksanakan yang berasal dari swadaya murni dan bantuan Pemerintah adalah sebagai berikut :

1.  Pembangunan SDN Banar jaya Tahun 1962.
2.  Pembangunan DAM Yuwono tahun 1969.
3.  Pembangunan Masjid Ceni Krajan 1970.
4  Pembangunan Jembatan Padi Krajan Tahun 1971.
5.  Pelebaran jalan Desa Krajan ke Pakis tahun 1972.
6.  Pembangunan SDN Tanjunglor II Krajan tahun 1975.
7.  Pembangunan Masjid Brojol Tahun 1978.
8.  Pembangunan Saluran irigasi Pakis s/d Brojol Tahun 1980.
9.  Rehab Total SDN Tanjunglor I Banar jaya Tahun 1985.
10. Pembangunan sarana Air Bersih Pakis Brojol Tahun 1986.
11. Pembangunan kantor Desa Tahun 1990.
12. Pembangunan Balai Desa dan Perumahan Kepala Desa Tahun 1992.
13. Rehab Jembatan Padi Krajan Tahun 1994.
14. Rehab SDN Tanjunglopr II Tahun 1994.
15. Pembangunan Musholla di tiap RT Tahun 1995.
16. Pembngunan Pos kamling di tiap RT Tahun 1996.
17. Pelebaran Jalan dan perkerasan jalan Pakis Brojol tahun 1997.
18. Pembangunan kantor Desa  Tahun 1998.
19.  Pembangunan Dam dan saluran Padi Tahun 2002.
20. Pembangunan Talud Ceni Krajan Tahun 2003.
21. Pembangunan TK Siwi Broto Dusun Brojol.Tahun 2004.
22. Rehab Total SDN Tanjunglor II Banar jaya Tahun 2004.
23. Rehab Total TK tanjung Krajan Tahun 2004.
24. Pembangunan Ruang Kepala Desa dan Panti PKK Tahun 2005.
25. Rehab Polindes Tahun 2005.
26. Pembangunan talud Ceni Makam Tahun 2005
27. Rabat jalan  dusun Brojol ADD Tahun 2006.
28. Pengaspalan jalan Desa RT.01/03 Pakis ADD Tahun 2007.
29. Rabat jalan Bon duren dan  PDM DKE Tahun 2007.
30 Pembangunan Talut makam Ceni  Dana Jappes Tahun 2007.
31. Pengaspalan jalan Pakis tahun 2007.
32. Pembangunan masjid Pakis ( Crabak ) Tahun 2007.
33. Rabat jalan pakis  Tahun 2008.
34. Rabat jalan lingkungan Krajan Tahun 2008.
35. Rehab Total Jembatan sambeng dan Padi  Tahun 2008.
34 Rehab Masjid Ceni tahun 2009
35. Rehab Total kantor Desa Tahun 2009.
36. Perkerasan dan Rabat jalan pakis PNPM-MP 2010.
Dan banyak lagi pembangunan yang sifatnya swadaya murni .



Demografi Desa Tanjunglor Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan

DesaTanjunglor  terdiri dari 3 dusun Yaitu Dusun Krajan , Dusun Pakis dan Dusun Brojol dengan jumlah penduduk 2156 Jiwa atau 520 KK, dengan perincian sebagaimana tabel berikut :


Jumlah Penduduk

No.
Jenis Kelamin
Jumlah
1.
Laki – Laki
1044 Orang
2.
Perempuan
1112 Orang
3.
Kepala Keluarga
520  KK



Jumlah Penduduk Menurut Umur

No.
Umur (Tahun)
Jumlah (Jiwa)
1.
> 65
301
2.
60 - 65
143
3.
55 – 60
137
4.
50 – 55
101
5.
45 – 50
120
6.
40 – 45
150
7.
35 – 40
194
8.
30 – 35
157
9.
25 - 30
97
10.
20 – 25
145
11.
15 – 20
154
12.
10 – 15
152
13.
5 - 10
182
14.
< 5
123
Jumlah
2156
  

Keadaan Sosial Desa Tanjunglor Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan

Tingkat pendidikan masyarakat Desa Tanjunglor adalah sebagai berikut :


Tingkat Pendidikan Masyarakat
No.
Tingkat Pendidikan
Jumlah ( orang )
1.
Tidak Sekolah / Buta Huruf
0
3.
Tidak Tamat SD/Sederajat
31
4.
Tamat SD / sederajat
559
5.
Tamat SLTP / sederajat
309
6.
Tamat SLTA / sederajat
109
7.
Tamat D1, D2, D3
32
8.
Sarjana / S-1
10



Kesenian yang masih ada di masyarakat Desa Tanjunglor adalah sebagai berikut :

Kesenian Masyarakat
No.
Jenis Kesenian
Jumlah Kelompok
Status
1.
Wayang Kulit
1
Aktif


Keadaan Ekonomi Desa Tanjunglor Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan

Karena Desa Tanjunglor merupakan desa pertanian, maka sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani, selengkapnya sebagai berikut :
Mata Pencaharian Penduduk
Petani
Pedagang
PNS
Tukang /Jasa
Lain- Lain
1478
18
12
35
-


Jumlah kepemilikan hewan ternak oleh penduduk Desa Tanjunglor adalah sebagai berikut :

Kepemilikan Ternak
Ayam/itik
Kambing
Sapi
Kerbau
Lain-lain
4483
1055
178
0
66



 

 

 

Post a Comment

Powered by Blogger.