Sindopos.com - Abaikan Rambu Bahaya Lahar Dingin, Truk Penambang Pasir di Terjang Lahar Dingin.

Truk_Penambang Pasir_di_Terjang Lahar_Dingin

Truk Penambang Pasir di Terjang Lahar Dingin.

Blitar - Para penambang pasir di Kaliputih di perbatasan Kecamatan Gandusari dan Garum kemarin (8/01/2015) lari kocar kacir tunggang langgang berusaha menyelamatkan diri. secara tiba - tiba,aliran lahar dingin meluncur dari lereng Gunung Kelud.

Baca Juga : Menguak Misteri Gunung Kelud Dengan Kisah Lembu Suro dan Mahesa Suro.

Kali Putih sebenarnya sangat berbahaya. Kali Putih merupakan salah satu aliran sungai lahar Gunung Kelud. Sewaktu-waktu bisa saja terbentuk aliran lahar dingin di sungai ini, terutama saat musim penghujan. Di kanan kiri Kaliputih dibatasi hanya ada tebing-tebing curam, sehingga kalau terjadi lahar dingin truk dan kendaraan Lain tidak bisa keluar dari aliran kecuali mengikuti aliran sungai dan mencari jalan keluar.

Kali Putih berada di tengah jurang terjal dengan kedalaman puluhan meter hingga lebih seratus meter diapit oleh Gunung Gedang di sisi timur dan Gunung Gajah Mungkur di sisi barat. Faktanya ratusan pengunjung yang datang dan pergi setiap hari tidak cukup puas hanya dengan menyaksikannya dari tebing sungai. Ratusan wisatawan yang datang terlihat asyik berjalan diatas lahar beku tersebut dan menyusurinya hingga mendekati hulu sungai atau sekitar dua kilometer dari pusat erupsi/kawah Gunung Kelu
 Truk_Penambang Pasir_di_Terjang Lahar_Dingin_Kaliputih  Lahar Dingin Di Kaliputih Blitar Terjang Penambang Pasir.
Lahar Dingin Gunung Kelud
Sementara itu pihak BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kab. ‎Blitar‬ memastikan sudah memasang pasang peringatan lahar dingin, namun diabaikan penambang pasir. Menurut Kepala BPBD Kab Blitar, Heru Irawan, akibat hujan deras di puncak ‪Gunung Kelud‬ kemarin sore beberapa sungai aliran lahar seperti Kali Bladak & Kali Semut di Nglegok & Gandusari dibanjiri lahar dingin. Kata dia, banjir lahar dingin di Kali Putih desa Karangrejo Garum sekitar jam 4 kemarin sore mengakibatkan beberapa truk pasir tenggelam sehingga harus dievakuasi. 

Truk_Penambang Pasir_di_Terjang Lahar_Dingin_Kaliputih
 Lahar Dingin Di Kaliputih Blitar Terjang Penambang Pasir.
Heru menegaskan, pihaknya selalu memasang papan peringatan untuk tidak melakukan aktivitas tambang pasir saar terjadi hujan di puncak ‪Gunung ‎Kelud‬. Namun para penambang pasir tetap nekad & mengabaikan papan larangan tersebut. Untuk proses evakuasi truk yg terkena aliran lahan dingin dilakukan oleh pihak Kepolisian. BPBD tetap meminta masyarakat mewaspadai ancaman lahar dingin Gunung Kelud yg rawan terjadi saat musim hujan.

Baca Juga : Menguak Misteri Gunung Kelud Dengan Kisah Lembu Suro dan Mahesa Suro.

Kali Putih, sungai purba yang terbentuk sejak jutaan tahun silam akibat aktivitas letusan dan aliran lahar Gunung Kelud itu saat ini terlihat seperti sedang mengalirkan batu material vulkanik. Dan salah satu dari sedikitnya tiga jalur aliran lahar berkapasitas besar yang ada di Kab. Blitar (selain Kali Bladak dan Kali Kuning) ini pun menjadi tempat tujuan wisata yang mengundang perhatian ribuan pengunjung.

Sejak pasca letusan Gunung Kelud, banyak orang datang ke sungai aliran lahar yang terhubung langsung dengan kawah Gunung Kelud ini untuk menyaksikan secara langsung lahar beku yang membentuk timbunan bebatuan yang membendung Kali Putih. Dasar sungai yang dulunya berupa batu pasir berwarna hitam, kini tertutup jutaan meter kubik batu apung bercampur belerang yang sebagian masih terus mengepulkan asap dengan bau yang menyengat.

Post a Comment

Powered by Blogger.