search engine

Nama Memex sedang naik daun beberapa hari belakangan ini. Berasal dari singkatan memory dan index, Memex adalah mesin pencari khusus Dark Web, yang dikembangkan oleh lembaga peneliti Departemen Pertahanan Amerika Serikat bernama Defence Advanced Research Project Agency (DARPA).

Memex bukanlah mesin pencari pertama yang bisa merambah Dark Web, karena pada bulan April 2014 lalu, sekelompok pengguna Dark Web juga membuat mesin pencari yang sejenis. Mereka menamakannya Gram, yang mempunyai tampilan seperti Google namun dengan sejumlah modifikasi.

Sejatinya, software ini dibuat untuk membantu memerangi aktivitas perdagangan manusia, namun Memex juga bisa mempunyai peran dalam kegiatan bisnis.

"Algoritma yang digunakan untuk mempelajari aktivitas perdagangan manusia bisa dengan mudah dialihkan ke hal lain yang diminati," ujar Jeff Schneider, seorang profesor di Carnegie Mellon's School of Computer Science, yang menjadi salah satu kontraktor yang digaet Darpa untuk menggarap Memex.

Bisa Melacak Hacker

Selain bisa menjangkau konten-konten yang berada di situs konvensional, Memex juga bisa memetakan situs yang berada di Tor Hidden Services, yaitu situs-situs yang mempunyai alamat .onion yang biasanya hanya bisa diakses melalui browser Tor.

Tor adalah software gratis untuk yang bisa dipakai untuk berkomunikasi secara anonim. Nama Tor sendiri berasal dari proyek pertama software ini, yaitu 'The Onion Router'.

Ia akan mengarahkan lalu lintas internet melalui lebih dari enam ribu relay untuk merahasiakan lokasi penggunanya. Dan Tor ini adalah habitat para hacker, di mana mereka bisa berinteraksi secara bebas tanpa takut ketahuan oleh pihak berwajib.

Di sisi lain, mesin pencari konvensional seperti Google ataupun Bing tak bisa menjangkau jejaring tersebut.

"Kami sedang mencoba melangkah maju dengan sebuah mekanisme otomatis yang bisa menemukan situs-situs tersembunyi, dan membuat konten di dalamnya bisa diakses," ujar Christopher White, program manager Memex.

Google Cuma Menjangkau 10% Isi Web

Banyak yang menyebut Google sebagai raksasa mesin pencari, padahal layanan tersebut hanya bisa menjangkau sekitar 10% dari total halaman yang ada di web. Sementara masih ada ribuan aktivitas web lain yang tak terdokumentasi dan tersembunyi di balik server privat.

Halaman-halaman rahasia inilah yang akan menjadi target Memex. Namun DARPA tentu tak akan mengungkap cara kerjanya secara detail, terutama karena software ini masih berada dalam tahap pengembangan.


Dengan kemampuan untuk menjelajahi Dark Web, para analis saham bisa menggunakan Memex untuk mencari informasi yang relevan dengan saham yang mereka pegang. Bisa juga digunakan untuk membongkar kasus penipuan ataupun aktivitas ilegal lain di dunia bisnis.

Tak cuma itu, Memex juga bisa mengkalkulasi hubungan tersembunyi dari situs-situs yang sebelumnya sudah dipetakan ke situs lain yang kemungkinan mempunyai aktivitas ilegal.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close
Banner iklan disini