Bupati Klaim Proyeksi Pendapatan Daerah Sudah Sesuai Potensi Real Di Lapangan

(Foto:KabarPacitan)

Pacitan-Bupati Pacitan indartato, merespon kritik keras Partai Golkar terkait Proyeksi Pendapatan Daerah dalam P-APBD 2018. Menurut Orang nomer satu di Pacitan itu, penurunan proyeksi Pendapatan di sektor Pajak dan Restribusi Daerah di sebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya kebijakan peralihan kewenangan Pemerintah Daerah Kabupaten ke Provinsi Dan Pusat. 

“Pajak catering terhadap bantuan operasional sekolah (BOS) tidak boleh dikenakan. Surat Ijin Usaha Perdagangan kini berlaku selamanya. Ijin pertambangan mineral bukan logam menjadi kewenangan provinsi. Pengelolaan terminal Tipe-A dan Tipe-B beralih ke Provinsi dan Pusat,” kata Bupati Pacitan Indartato. 

Peralihan kewenangan ini secara langsung menutup sumber Pendapatan Asli Daerah. Sedangkan, sumber potensi pendapatan yang ada saat ini belum bisa dimaksimalkan karena faktor alam. 

“Retribusi Pariwisata tahun 2018 masih belum sesuai target. Hal ini disebabkan 5 bulan pertama, kunjungan wisata turun drastis akibat dampak bencana alam yang terjadi pada akhir tahun 2017. Upaya promosi dan kerjasama dengan para pelaku usaha pariwisata akan terus dilakukan untuk mengembalikan animo wisatawan berkunjung ke Kota berjuluk 1001 goa.,” tandas Indartato.

Diketahui, Fraksi Partai Golkar DPRD Pacitan menyoroti Perencanaan Pendapatan Daerah dalam APBD Perubahan 2018. Selain kenaikan diangka 2 Persen, Fraksi Partai berlambang pohon beringin itu menilai OPD terlalu santai dalam memaksimalkan potensi sumber pendapatan.  ( JTV)