Jembatan Blunding yang ambruk ini bukan seni instalasi.  Tapi, kecerobohan pengerjaan.  Foto yang diambil sabtu sore (09/02/2019) ini menunjukkan kesalahan dalam memilih bahan.

“Melihat besinya sudah tebal, tapi kualitas kawe sekian,” ujar Nano, warga setempat.

Dengan ambruknya jembatan itu, transportasi orang sangat terganggu. Jika ke Blunding yang berjarak lima ratus meter warga harus muter hampir lima kilo.

Nano menyebutkan, warga sudah mulai senang jembatan bisa dilewati.  Apalagi kendaraan roda empat dimungkinkan bisa melintas.  “Kami sangat kecewa dengan ambruknya jembatan ini,”.  Katanya.  (Vid)

Post a Comment

Powered by Blogger.