ilustrasi-buang-air-besar-sembarangan
Ilustrasi, Buang Air Besar Sembarangn (sumber;mediatataruang.com)
Pola hidup sehat di Desa Jombok masih minim, terutama dalam hal Buang Air Besar atau BAB. Dari hasil kajian yang dilakukan Jurnalis Warga, ada sekitar 3000 Kepala Keluarga yang tercatat oleh dinas kesehatan,masih sekitar 65 KK yang masih BAB sembarangan yaitu ke sungai.Di dusun Bakalan masih ada 20 KK yang BAB ke sungai,Dusun Jombok 5 KK, Sidem 40 KK,untuk Kojan sudah BAB di WC semua.

Sebagian warga yang bermukim di sekitar sungai lebih memilih BAB ke sungai dengan alasan "esis" atau adem, karena pantatnya terendam air. Ada juga yang beralasan kotorannya langsung hilang terbawa arus sehingga tidak menimbulkan bau, alasan lain mereka tidak punya lahan dan biaya untuk membuat WC ucap Suparno,warga Dusun Gading.

Sebenarnya WC itu tidak harus closet atau jamban yang memakan biaya,ada yang tidak perlu banyak biaya seperti membuat WC cemplung. Cukup dengan menggali tanah dan di beri bambu yang di jajar dan di beri lubang untuk untuk pembuangan.Agar tidak terlihat orang lain,di beri penghalang dari Trepal atau karung bekas.Di tempat lubang harus di tutup agar tidak menimbulkan bau dan tidak di hinggapi lalat.

Menurut penenlitian lalat adalah hewan penyebar penyakit diare dan sakit perut.Penjelasan Muhari tim kesehatan dari Puskesmas Pule,bahwa perilaku tidak sehat juga menimbulkan "Stunting" atau berat dan pertumbuhan tidak sesuai usia,(istilah bahasa jawa "kunthing"),serta penurunan fungsi kekebalan dan gizi buruk.

Untuk BAB di sungai akan menyebabkan kontaminasi tanah,air,bahan makanan segar.Makanan yang di hinggapi lalat akan menyebabkan diare,anemia,selera makan menurun,tumpukan bakteri dalam usus,penyerapan gizi yang kurang baik,serta pertumbuhan terganggu, terang Indatri handarlin selaku Bidan desa.



Tim kesehatan dan pemerintah desa sangat berharap masyarakat mempunyai kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih,antara lain tidak BAB sembarangan,mengelola sampah dengan aman dan benar,cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir,mengolah makanan dan minuman dengan sehat,serta mengelola limbah cair rumah tangga dengan aman.

Ditulis Oleh : Jurnalis Warga Trenggalek.
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment

Powered by Blogger.