Sindopos.com - Terus Diguyur Hujan Deras Akibatkan Tanah Longsor. 

bencana-tanah-longsor-rusak-jalan-akses-ke-sekolah-dasar
Tanah Longsor Putus Akses Jalan Menuju SDN Gedangan I
Bencana tanah longsor yang terjadi di beberapa wilayah di Pacitan menjadi pekerjaan rumah untuk pemerintah daerah dalam menangani kasus yang cukup serius ini, Selain Tanah ambles yang mengancam salah satu Sekolah Dasar (SD) di kecamatan Kebonagung dan beberapa rumah warga di Kecamatan Pringkuku, Kini yang menjadi langanan Longsosr adalah Jalur Penghubung antara Pacitan dan Ponorogo, Salah satu nya adalah di Desa Gedangan, Kecamatan Tegalombo yang terjadi longsor pada Kamis malam lalu,(8/12)

Tanah longsor yang menutup akses ke beberapa dusun di Desa Gedangan menjadi terputus, salah satunya adalah terputusnya akses menuju ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gedangan I yang terputus, Akibatnya, para guru harus bertukar sepeda motor dengan warga sekitar yang hendak turun jika ingin melanjutkan menuju ke sekolah.

Jika tidak ada warga yang bisa diajak bertukar sepeda motor, maka terpaksa para pendidik tersebut harus berjalan kaki melewati hutan sekitar 3 hingga 4 kilometer untuk melaksanakan kewajiban mengajarnya.

“Karena jalan ke tempat kerja (SDN Gedangan I) terputus karena longsor, maka lewat hutanlah yang harus dilalui sejauh 3 km setelah longsoran,” ungkap Isnandir, Pengawas Unit Pelaksana Teknis (UPT) TK/SD Kecamatan Tegalombo,(13/12)

Tak hanya guru, para siswa yang hendak ke sekolah pun terpaksa berjalan kaki sejauh 4 km untuk menuju ke jalan raya. 

“Saya dan teman-teman harus berjalan sekitar 4 km untuk menuju jalan raya untuk bisa bersekolah,”kata Refita, siswa kelas IX  SMPN  I Tegalombo tersebut.

Menurut Camat Tegalombo,Djoko Putro Utomo menjelaskan, Desa Gedangan adalah salah satu titik rawan longsor di Pacitan. Karana sebelumnya Pada tanggal 3 Desember 2016 sekitar pukul 02.00 Wib di Desa Gedangan terjadi longsor dan material longsor menutup seluruh badan jalan,Setelah dilakukan proses pembersihan material oleh pihak yang berwajib dan jalur bisa dilalui.

"Dan ini kembali terjadi Bencana tanah longsor yang jaraknya tak jauh dari lokasi pertama",Ungkap Mantan Camat Donorojo ini.

Dengan meningkatnya curah hujan di wilayah kabupaten Pacitan, maka bencana akan meningkat pula. Puncak hujan berlangsung Desember 2016 hingga Februari 2017. Daerah-daerah rawan banjir, longsor dan puting beliung berpotensi tinggi mengalami bencana. Risikonya tinggi karena kerentanan juga masih tinggi sementara itu kapasitas masih terbatas.

“Masyarakat yang bermukim di wilayah yang rawan longsor, Dihimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaannya akan bencana yang menjadi langanan di wilayah tegalombo ini", Pungkasnya.(bep-tyo)

Post a Comment

Powered by Blogger.
close
Banner iklan disini