Sindopos.com - Cuaca Buruk Terus Hadirkan Bencana Di Indonesia.
ngeri-banjir-bandang-garut-2016
Garut Pasca Bencana Banjir 
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Garut dan sekitarnya sejak Selasa (20/9/2016) sore hingga malam, membuat ribuan rumah terendam banjir. Kondisi itu terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Garut.Sampai saat ini 17 orang dilaporkan masih menghilang. "17 orang ini kami masih lakukan pencarian," ujar Fajar, anggota Tagana Kabupaten Garut, saat di konfirmasi oleh wartawan, Rabu (21/9/2016).

Salah satu staf BPBD Garut Hikmat mengatakan, dalam peristiwa tersebut air juga masuk menggenang kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet, Garut. Tak hanya itu saja Kecamatan Tarogong Kidul, dan beberapa titik di sejumlah kawasan kota pun tergenang.Dalam kejadian tersebut, Hikmat melanjutkan, berdasarkan data sementara yang didapat oleh pihak BPBD Kabupaten Garut, menelan 6 orang korban jiwa. Mereka meninggal karena terseret arus banjir bandang. 
[ads-post]
"Untuk data sementara ya, ada enam orang meninggal sudah ditemukan sementara 16 orang masih hilang belum diketemukan untuk data awal," kata dia. 

Banjir juga merendam daerah di Kecamatan Karangpawitan. Hujan deras yang terjadi sejak hari Selasa kemarin sore ternyata membuat air Sungai Cimanuk meluap. Komplek Perumahan Buana, Desa Singdalaya, Kecamatan Karangpawitan pun terendam air. Hal itu terjadi akibat tanggul yang jebol menyebabkan air mengalir deras ke permukiman penduduk yang berada di komplek tersebut. 


Sementara, Danramil Tarogong, Kapten. Inf. Sutofo, mengatakan, berdasarkan data sementara yang dihimpun, di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, hampir semua daerah tertimpa bencana banjir. Bahkan semua tim penanggulangan bencana kini sudah mualai terlihat melakukan evakuasi warga yang terkena banjir.

"Yang paling parah, banjir terjadi di wilayah Cimacan, semua rumah warga sudah terendam banjir mencapai ketinggian 3 meter," katanya.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close
Banner iklan disini