Perempuan Terbersih di Muka Bumi, Seperti yang kita ketahui Allah SWT menciptakan semua makhluknya dalam bentuk yang berbeda beda termasuk setiap wanita di muka bumi ini yang teleh Allah SWT ciptakan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun dalam hal ini tahukah anda, siapakah perempuan terbersih di muka bumi? Untuk lebih lengkapnya berikut kaum wanita terbersih di muka bumi.

Perempuan terbersih di muka bumi adalah wanita muslimah, penelitian yang dilakukan oleh seorang pakar Gentika yaiut Robert Guilhem mendeklarasikan keislamannya setelah terkagum-kagum oleh ayat-ayat Al-qur'an yang berbicara tentang Masa Iddah. Masa Iddah yaitu masah tumbuh selama 3 bulan bagi wanita muslimah untuk boleh menikah lagi setelah di cerai suaminya atau yang telah di tinggal oleh sumainya karena meninggal dunia seperti yang telah di atur di dalam agam islam. Seperti di dalam sebuah ayat Al-Qur'an Allah SWT berfirman yang aritinya

"'Wanita-wanita yang diatalak hendaklah menahan diri(menuggu) tiga kali quru'. Tidak bole mereka menyembunyikan apa yang di ciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan Hari Akhirat. Dan sumai-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para sumami) menghendaki islah dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut caranya yang ma'ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai tingkatan lebih dari pada istrinya. Dan Allah maha perkasa lagi maha bijaksana"(QS.Al-baqarah ayat 228).

Dalam penelitiannya Robert Guilhem membuktikan bahwa jejak rekan seorang laki-laki di tubuh perempuan akan hilang setelah 3 bulan. Lalu Robert Guilhem yakin dengan bukti-bukti ilmiahnya dengan menyimpulkan bahwa hubungan persetubuhan suami istri akan menyebabkan laki-laki meninggalkan sidik atau rekan jejak khususnya pada perempuan. Kemudian ia juga mengatakan jika pasangan tersebut setiap bulan tidak melakukan hubungan persetubuhan, maka sidik itu akan perlahan-lahan hilang antara 25% samapai 30% dan setelah 3 bulan berlalu maka sidik tersebut akan hilang secara keseluruhan, sehingga perempuan yang di cerai akan siap menerima sidik laki-laki lainna.

Bukti amperis ini mendorong ahli genetika yahudi tersebut melakukan riset serta pembuktian di satu perkampungan Afrika muslim di Amerika. Dalam penelitiannya ia menemukan kalau tiap-tiap wanita muslim disana hanya mengandung dari jijak sidik pasangan mereka saja, namun saat reset ilmiah di satu perkampungan muslim Amerika di lakukan reset tersebut menunjukan kalu wanita yang hamil mempunyai jijak sidik sebagian lelaki 2 sampai 3 artinya wanita-wanita non muslim disana melakukan jalinan hubungan dengan lelaki terkecuali pernikahan yang sah.

Setelah beberapa riset yang dikerjakan oleh Robert Guilhem ia meyakini bahwa hanya agama islamlah yang melindungi martabat seorang perempuan serta melindungi keutuhan hidup sosial, lalu ia juga meyakini bahwa perempuan yang paling berseih di muka bumi ini adalah perempuan muslim.

SUngguh islam adalah agama yang sangat sempurna dengan segala sesuatunya di tempatkan pada tempat yang sebaik baiknya oleh Allah SWT. Dalam hal ini tentunya dapat kita lihat bahwa Masa Iddah bagi perempuan yang telah di cerai oleh suaminya adalah ia tidak boleh dibilang atau menikah lagi semasa Iddah, tentu hal tersebut memiliki makna keadilan tersiral di dalamnya yaitu agar bisa diketahui dalam keadaan hamil atau tidak bagi perempuan tersebut, supaya semua menjadi jelas dan nyata dan juga agar tidak menimbulkan kebingungan atau keraguan bagi orang yang ingin menjalankannya.


Post a Comment

Powered by Blogger.