Senin (22/08/2016) kemarin, Basuki Tjahaja Purnama menghadiri sidang mengenai aturan cuti kampanye dalam UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.
Dalam persidangan, Gubernur DKI Jakarta ini tidak didampingi pengacara.

Namun ada sosok disamping Ahok yang menemaninya dalam persidangan.

Rian Ernest, staf pribadi Ahok dibidang hukum pemerintahan.

  
 



Dilansir kompas.com, orang nomor satu di Jakarta itu pun mengungkapkan siapa Rian sebenarnya.

Menurut sang gubernur, Rian merupakan lulusan sarjana hukum UI fresh graduate.

Berdasarkan keterangan Ahok, Ryan tergolong minim pengalaman.

 

Namun hal tersebut tidak menjadi masalah.
Hal yang terpenting, menurut Ahok, Ryan tidak melakukan kekeliruan terkait materi-materi hukum yang tengah dibahas.

Meski demikian, Rian tak punya hak untuk berbicara dalam persidangan. "Bapak (Ahok) tidak menggunakan lawyer (pengacara) ya? Bapak yang di samping itu (Rian) sebagai pendamping ya? Sebagai pendamping tidak boleh berbicara," kata Palguna kepada Ahok dan Rian.


Meski tak berbicara, dan sekadar membisiki Ahok, penampilan Rian di ruang sidang sukses bikin netizen "salah fokus."


Rian jadi buah bibir netizen, terutama di kalangan para pendukung Ahok --spesifiknya kaum hawa. Di linimasa Twitter, percakapan soal Rian lebih menonjol ketimbang jalannya persidangan.
 
 

Perbincangan berkisar ihwal pesona paras dan penampilan Rian. Foto Rian saat mendampingi Ahok di ruang sidang MK ramai pula dibagikan. Percakapan soal Rian terwadahi dalam tagar #GoRian, yang terpantau menjajaki Tren Twitter Indonesia, Senin (22/8) sore.

Menimbang paras Rian, beberapa tweeps menyebut Rian laik menjadi calon wakil gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017, mendampingi Ahok.
Beberapa akun bahkan membandingkan paras Rian dengan Sandiaga Uno, tokoh yang namanya juga santer terdengar dalam bursa Pilkada DKI Jakarta 2017. Sandiaga memang kerap disorot karena parasnya yang konon menawan. Kini, rasa-rasanya Sandiaga sudah punya saingan baru: Rian.

Sejumlah meme tentang Rian juga turut beredar. Misalnya dengan menyebar foto Rian, sembari menyindir Kepala Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra, Habiburokhman.


Nama terakhir memang berhadapan dengan Ahok dalam sidang judicial review UU Pilkada. Habiburokhman mengajukan dirinya sebagai pihak terkait dalam sidang tersebut, dan meminta MK menolak permohonan Ahok.


Sekilas tentang Rian Ernest


Rian berusia 28 tahun. Ia menyelesaikan studi hukumnya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, pada 2009. Selepas lulus, pria kelahiran Berlin, Jerman itu sempat bekerja di Melli Darsa & Co. Di firma hukum itu, Rian menyandang jabatan Junior Associates, selama 1,5 tahun.


Pada tahun 2012, pria yang punya hobi hiking dan menabuh drum itu bergabung dalam Korps Pengajar Muda di Indonesia Mengajar. Lewat gerakan berbasis pendidikan tersebut, Rian sempat berbagi ilmu untuk anak-anak di Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur.


Merujuk keterangan di akun Facebook-nya, Rian mulai bekerja sebagai staf Ahok sekitar setahun silam.


Adapun paras dan penampilannya sudah mulai disorot sejak medio 2014. Saat itu, nama dia sudah disebut dalam akun Instagram, @gantenggantenglawyer. Akun itu memang hadir untuk mengumpulkan para praktisi hukum yang konon punya paras menawan.


Sejumlah trivia soal Rian, bisa disimak di situs Cleo.co.id. Antara lain, pengagum bintang film Christian Bale dan Mariana Renata itu mengaku punya kelemahan, yakni sikapnya yang "terlalu cuek."(Beritagar.id)


Pada awal Agustus, ada kabar baik dari Facebook Rian. Pun sebaliknya, bisa bikin kecewa pemujanya di media sosial. Saat itu, Rian memublikasikan foto pertunangannya.


Selain di Facebook, Rian juga bisa ditemukan di Twitter, @RianErnest. Sayangnya, akun itu sudah lama tak berkicau. Terakhir, akun itu berkicau pada Juni 2012.
 
 

Post a Comment

Powered by Blogger.
close