Dalam beberapa hari ini, tersiar rumor yang mengatakan tentang wajib Poligami di Negara Eritrea Afrika. Para Pria di negara itu, diharuskan beristri minimal 2 orang, mereka yang menolak akan dihukum masuk penjara.

Rumor ini menyebutkan, alasan diberlakukannya wajib poligami ini, akibat minimnya Pria di negara tersebut. Pada sekitar tahun 1998-2000, negara ini berperang dengan Ethiopia, sehingga menewaskan 150.000 tentara (sumber : hotinjuba.com).

Eritrea adalah negara yang berada disebelah timur benua Afrika. Populasi penduduk di wilayah ini, diperkirakan sekitar 6,380,803 (July 2014, indexmundi.com).

Komposisi keyakinan di Eritrea, berdasarkan data U.S Department of State 2011, Kristen 50%, Islam 48% dan lainnya 2% (sumber : Religion in Eritrea). Dengan memperhatikan komposisi ini, jika ada pemberlakuan wajib poligami, tentu akan mendapat penolakan oleh kelompok Kristen yang merupakan mayoritas penduduknya.


Demikian halnya jika diperhatikan dari komposisi jenis kelamin, yakni 53,5% penduduk usia 15-64 tahun, pria 1,332,349 jiwa dan wanita 1,355,494 jiwa (sumber : Demographics of Eritrea). Meskipun jumlah pria lebih sedikit, komposisinya masih terbilang seimbang.

Di tambah lagi, kesaksian netizen yang berasal dari Eritrea, yang menginformasikan bahwa rumor tersebut hanyalah berita bohong belaka.


Post a Comment

Powered by Blogger.
close
Banner iklan disini