Sindopos.com - Profil Desa Simo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

 
Profil Desa & Kelurahan, Desa Simo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo
Profil Desa & Kelurahan, Desa Simo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

 

Kondisi Desa Simo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo



Sejarah Desa Simo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

Babat Desa Simo

Untuk mengetahui  tentang asal usul babat desa Simo bisa mendengar ceritera-ceritera para sesepuh Desa Simo yang merupakan penghubung estafet cerita dari para pendahulu-pendahulu desa yang antara lain Ki Ageng Bendoroto, Ki Ageng Singodito dan Kyai Putih. Walaupun tidak seratuspersen benar paling tidak bisa memberikan gambaran tentang bagaimana asal usul Desa Simo. Konon cerita, pada zaman dahulu kala, desa Simo bermula dari sebuah hutan belantara  yang dihuni oleh berbagai macam binatang yang mayoritas adalah binatang singa yang dalam Bahasa Jawa disebut dengan SINGO. Dari sinilah para pendahulu yang babat desa, ingin menamai desa ini dengan sebutan Desa Simo karena banyaknya SINGO yang ada di wilayah asal mula desa Simo ini. Dari kisah inilah berdiri sebuah desa nan elok yang letak geografisnya berada di wilayah kecamatan Slahung bagian utara. 



Sejarah Pemerintahan Desa Simo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

1.    Desa Simo pada awal pemerintahannya dipimpin oleh seorang Demang yang merupakan salah satu orang yang babat desa ini. Yaitu  Ki Demang Singodito yang setelah wafat dimakamkan di Pasarean Dusun Bareng.
2.    Sepeninggal Ki Demang Singodito Desa Simo dipimpin oleh seorang Demang yang bernama Ki Danuratmojo.yang setelah wafat dimakamkan di pemakaman selatan dusun Bareng
3.    Sepeninggal Ki Danuratmojo, pemimpin Desa Simo digantikan oleh Mbah Kirman yang berkuasa antara Tahun 1900an M. 
4.    Ki Sumorejo yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah Sumo merupakan pengganti dari mbah Kirman. Masa  pemerintahan Mbah Sumo berakhir sekitar tahun 1970 an.
5.    Setelah wafatnya Mbah Sumo, pemerintah Desa Simo dipimpin oleh Mbah Djais Prawirodiharjo, yang masa pemerintahannya berakhir pada tahun 1991.
6.    Pengganti dari Mbah Djais Prawirodiharjo, pemerintah desa Simo dipimpin oleh Bpk Sukamto, Masa pemerintahan Bpk Sukamto dari tahun 1991 sampai dengan tahun 1999.
7.    Bpk Sudarmanto merupakan pemimpin pemerintah Desa Simo yang dimulai dari tahun 1999 sampai dengan sekarang..
Pada masa pemerintahan Bpk Sudarmanto inilah pembangunan sarana prasarana desa Simo mulai terlihat, diantaranya:
a.    Pembangunan Makadam Jalan sepanjang 3.1 KM yang merupakan jalan poros desa dari dusun Plumpung, Bareng, Krajan hingga Kagean yang dilaksanakan pada tahun 2001 dari dana PPK dan swadaya masyarakat.
b.    Pengaspalaan seluruh jalan poros desa dari dana PKPS BBM dan didukung oleh swadaya masyarakat
c.    Pembangunan Gedung TK pada tahun 2005 dari dana PPK.
d.    Pembangunan Polindes dan talud penahan badan jalan Dusun Kagean dari dana PMPN-MP   
e.    Pembangunan jalan masuk desa dari ADD yang didapat setiap tahun, damn masih banyak lagi perkembangan pembangunan sarana prasarana di desa Simo.



Demografi Desa Simo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

Keadaan Demografis Desa Simo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo mencakup data sebagai berikut:
a.    Kependudukan :
o    Laki-laki     =      951      Jiwa
o    Perempuan     =      998    Jiwa
Jumlah    =  1949     Jiwa 

b.    Mata pencaharian  penduduk  :
o    Petani    =    1056  Orang
o    Guru     =    32      Orang
o    PNS / TNI    =     29    Orang
o    Perdagangan     =    159     Orang
o    Peternak    =      6      Orang
o    Pensiunan     =     7      Orang
o    Home Industri    =    8     Orang
o    Buruh tani     =   581     Orang
o    Jasa lainnya     =     -    Orang
o    Swasta    =    16    Orang
o    Buruh    =   62    Orang

c.    Usia produktif : 1336 Orang

d.    Tingkat Pendidikan Penduduk :
o    Tributa    =      129    Orang
o    Tidak tamat SD    =    54    Orang
o    Tamat  SD     =    659     Orang
o    Tamat SLTP     =    556    Orang
o    Tamat  SLTA     =    448     Orang
o    Tamat Sarjana     =    103      Orang

e.    Menurut  Agama :
o    Islam     =    1949     Orang
o    Katholik    =      -    Orang
o    Kristen     =      -       Orang
o    Hindu / Budha     =      -       Orang



Keadaan Sosial Desa Simo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

Dalam Bidang Sosial kemasyarakatan/Agama,Olah raga, Seni dan Budaya mulai masa Kepemimpinan Bapak Djais Prawirodiharjo mengalami Kemajuan yang sangat Pesat, antara lain : 

1.    Bidang Keagamaan, banyak berdiri tempat-tempat Ibadah/ Masjid, yang sebelumnya hanya 3 Buah Masjid  menjadi 5 Masjid dan 9 Mushola yang tersebar di selurruh wilayah desa Simo.
2.    Bidang Seni , Desa Simo memiliki kesenian yang merupakan kebanggan orang jawa yaitu seni karawitan, hadroh serta orkes melayu.
3.    Bidang Olah raga, Masyarakat Desa Simo terutama kaum mudanya sangat gemar bermain sepak bola yang merupakan sarana pemersatu bagi pemuda di desa simo. Prestasi yang diraih dalam bidang ini cukup memuaskan karena seringnya mendapatkan penghargaan dan kejuaraan dalam kompetisi-kompetisi yang tidak hanya diikuti di wilayah Ponorogo saja, tapi sudah menjangkau tingkat Karesidenan Madiun. Ini merupakan suatu kebanggan dan perstasi yang perlu dijaga dan dikembangkan untuk lebih meju lagi, karena dari prestasi inilah Desa Simo dikenal sebagai Desa yang maju dalam bidang olah raga terutama sepak bola.



Keadaan Ekonomi Desa Simo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

1.    Potensi Unggulan Desa :
Dengan luas wilayah Desa Simo keseluruhnya adalah : 87 Ha  yang terdiri dari Luas Tanah Sawah : 68 Ha, Tanah Darat : 11 Ha, sedangkan 8 Ha merupakan tanah kering. Melihat kondisi luas Desa Simo yang sebagian besar tanah sawah maka potensi yang dimiliki oleh Desa Simo adalah di bidang sektor pertanian.
Disamping dibidang pertanian, masyarakat Desa Simo mempunyai usaha sampingan seperti peternakan, perdagangan, home industri dan penggilingan padi serta perikanan dan masih banyak lagi yang menjadi potensi unggulan di Desa Simo.

2.    Pertumbuhan Ekonomi :
1.    Kualitas Angkatan Kerja
1.    Angkatan kerja tidak tamat SD     =     188    Orang
2.    Angkatan kerja tamat SD     =    409    Orang
3.    Angkatan kerja tamat SLTP     =    493    Orang
4.    Angkatan kerja tamat  SLTA     =    623    Orang
5.    Angkatan kerja tamat Diploma    =    64    Orang
6.    Angkatan kerja tamat Sarjana    =    68    Orang

2.    Pengangguran :
a.    Jumlah penduduk 15-55 tahun yang belum bekerja =    104 Org
b.    Jumlah angkatan kerja usia 15-55 tahun     =  1845     Org
3.    Keluarga sejahtera dan RTM :
a.    Jumlah  Kepala Keluarga     =    488    KK
b.    Jumlah  Keluarga Sejahtera  I     =    307    KK
c.    Jumlah Keluarga Sejahtera  II    =    82    KK
d.    Jumlah Keluarga Sejahtera  III     =    76    KK
e.    Jumlah Keluarga Sejahtera  III Plus     =    23    KK
 

 

 

Post a Comment

Powered by Blogger.