Sindopos.com - Profil Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

 
Profil Desa & Kelurahan, Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo
Profil Desa & Kelurahan, Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

 

Kondisi Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo



Sejarah Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

Babat Desa Ngilo-ilo

Babat desa Ngilo-ilo banyak orang bertanya Desa Ngilo-ilo sangat aneh didengar tapi mempunyai kisah yang akhirnya bisa membuat orang yang sangat jahat menjadi baik. Desa Ngilo-ilo yang perbatasan dengan Desa Tahunan Kec. Tegalombo Kab. Pacitan, merupakan hutan belantara dan ada aliran sungai yang membuat desa Ngilo-ilo sangat subur.

Pada jaman dulu banyak pedagang yang melewati desa itu dan di dalam hutan di huni gerombolan berandal yang bernama TRO JAMBU yang dikenal sangat kejam dan sadis, pada saat itu ada 12 orang pedagang yang melewati hutan tersebut dan di hadang oleh Tro Jambu, orang tersebut di suruh bermalam di rumahnya dan saat tidur kepala harus sejajar kalo tidak mau akan di bunuh dan akhirny a ke 12 orang tersebut menurut, setelah tertidur pulas maka ke 12 orang tersebut dijatuhi balok kayu besar tepat di lehernya,sehingga semua tewas dan jasadnya dibuang ke sungai.

Setelah pulang gerombolan tersebut melewati sebuah sendang yang airnya sangat jernih ,maka mereka berhenti dan mandi sambil ngilo ( ngaca / bercermin ) setelah itu dalam air muncul bayangan orang berjubah putih dan orang berjubah itu mengingatkan kepada Tro Jambu agar tidak mengulangi perbuatanya yang jahat tersebut,seketika itu Tro Jambu insap dan bertaubat serta bersemboyan jika jadi jaman ramai maka Desa tersebut dinamakan NGILO-ILO. Maka di Ds. Ngilo-ilo bila ada orang berbuat baik akan menemui kemulyaan di dalam hidupnya dan siapapun yang berbuat jahat,jelek akan menemui kesengsaraan.


 
Sejarah Pemerintahan Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

1.    Kepala Desa Ngilo-ilo yang pertama yaitu Mbah SONOMEJO dan setelah meninggal digantikan oleh Mbah KARTOWIKROMO.

2.    Kemudian Gantinya adalah Mbah KARTO SENTONO pada tahun 1967.Kemudian digantikan oleh Mbah Dangun mulai tahun 1968 s/d 1076.Sepeninggal Mbah Dangun digantikan seorang ABRI AL bernama Muhayat sebagai Karteker, pada tahun 1977 s/d 1989.

3.    Selanjutnya pada tahun 1990 diadakan pemilihan kepala desa yang dimenangkan oleh Bpk Kusminarto yang menjabat dari tahun 1990 s/d 1998, padatahun 1999 diadakan pemilihan lagi dimenangkan oleh Bpk. Marsudi.dengan masa jabatan dari tahun 1999 s/d 2007

4.        Setelah habis masa jabatanya digantikan oleh Ibu.Suryaningsih pada tahun  2007 sampai sekarang.

5.    Semasa dijabat oleh Ibu Suryaningsih pembangunan di Ds. Ngilo-ilo kemajuanya sangat pesat contohnya Balai Desa Ngilo-ilo yang dulu sangat tidak layak dihuni sekarang sudah baik dan memadai serta pelayanan masyarakat sangat ramah.

6.    Pembangunan jalan – jalan juga sudah banyak yang dinikmati masyarakat karena banyak yang sudah di bangun, dsn yang dulu belum pernah tersentuh oleh bangunan dengan pemeritahan dulu maka sekarang sudah di ratakan mengenei pembagian bangunan sehingga dalam membangun serta kemajuan Desa Ibu Suryaningsih mengajak masyarakan untuk saling bau membau gotong royong untuk membangun Desa.

7.    Masyarakat sangat antusias dalam menyambut membangun Desa bersama-sama pemerintahan Desa Ngilo-ilo. Desa Ngilo-ilo juga telah mendapat bangunan Poskesdes yan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat.



Demografi Desa Ngilo-ilo

Keadaan Demografis Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo mencakup data sebagai berikut : 

a.    Kependudukan :
o    Laki-laki     =      1274     Jiwa
o    Perempuan     =      1328    Jiwa
Jumlah    =      2602    Jiwa 

b.    Mata pencaharian  penduduk  :
o    Petani     =    645     Orang
o    PNS / TNI    =     8    Orang
o    Perdagangan     =    475    Orang
o    Pensiunan     =     2    Orang
o    Home Industri    =    -    Orang
o    Buruh tani     =   325    Orang
o    Jasa lainnya     =     826     Orang
o    Swasta    =    225    Orang
o    Buruh    =   96    Orang

c.    Usia produktif : 1684 Orang

d.    Tingkat Pendidikan Penduduk :
o    Tributa    =     -     Orang
o    Tidak tamat SD    =      622    Orang
o    Tamat  SD     =    1632     Orang
o    Tamat SLTP     =      242    Orang
o    Tamat  SLTA     =    95     Orang
o    Tamat Sarjana     =    11     Orang
e.    Menurut  Agama :
o    Islam     =    2602    Orang
o    Katholik    =      -    Orang
o    Kristen     =      -       Orang
o    Hindu / Budha     =      -       Orang



Keadaan Sosial Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

Dalam Bidang Sosial kemasyarakatan/Agama, Seni dan Budaya pada masa Kepemimpinan Ibu Suryaningsih juga mengalami Kemajuan antara lain : 

1.    Banyak penambahan kelompok yasinan putri yang tadinya belum ada, sekarang sudah terbentuk 12 kelompok yasinan putri dalam satu Desa.
2.    Bidang Seni , Desa Ngilo-ilo memiliki 1 Group Seni Reog : 3Grup Hadro.
3.    Bidang Budaya, Masyarakat Ngilo-ilo Mayoritas aktif dalam kegiatan-kegiatan Lingkungan seperti Jamaah Yaasin, Pengajian, Majlis Ta’lim dan Kegiatan-kegiatan lainnya.



Keadaan Ekonomi Desa Ngilo-ilo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

1.    Potensi Unggulan Desa :

Dengan luas wilayah Desa Ngilo-ilo keseluruhnya adalah : 695.241 Ha  yang terdiri dari Luas Tanah Sawah : 50 Ha, Tanah Darat : 155 Ha, sedangkan 378.160 Ha merupakan hutan yang sebagian besar tanah sawah maka potensi yang dimiliki oleh Desa Ngilo-ilo adalah di bidang sektor pertanian dan hasil hutan.

Disamping dibidang pertanian, masyarakat Desa Ngilo-ilo mempunyai usaha sampingan yang dilakukan dengan sistem home industri yang terdiri dibidang usaha : Mebeler, Pembuatan Tempe dan tahu, Penjahit, Pembuatan Batu Merah, Salon Kecantikan, anyaman bambu, dan pembuatan aneka makanan kecil.

2.    Pertumbuhan Ekonomi :

1.    Kualitas Angkatan Kerja
a.    Angkatan kerja tidak tamat SD     =     331    Orang
b.    Angkatan kerja tamat SD     =    1230   Orang
c.    Angkatan kerja tamat SLTP     =    221    Orang
d.    Angkatan kerja tamat  SLTA     =    93    Orang
e.    Angkatan kerja tamat Diploma    =    11    Orang
f.    Angkatan kerja tamat Sarjana    =    18    Orang

2.    Pengangguran :
a.    Jumlah penduduk 15-55 tahun yang belum bekerja =    447 Orang
b.    Jumlah angkatan kerja usia 15-55 tahun     =  1430    Org

3.    Keluarga sejahtera dan RTM :
a.    Jumlah  Kepala Keluarga     =    746    KK
b.    Jumlah  Keluarga Sejahtera  I     =    120    KK
c.    Jumlah Keluarga Sejahtera  II    =    114    KK
d.    Jumlah Keluarga Sejahtera  III     =      96    KK
e.    Jumlah Keluarga Sejahtera  III Plus     =      24    KK
 

 

 

Post a Comment

Powered by Blogger.
close