Sindopos.com - Profil Desa Kambeng Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

 
Profil Desa & Kelurahan, Desa Kambeng Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo
Profil Desa & Kelurahan, Desa Kambeng Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

 

Kondisi Desa Kambeng Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo



Sejarah Desa Kambeng Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo

Babat Desa Kambeng Kecamatan Slahung

Babat desa erat sekali dengan babat kabupaten, dengan kerajaan / negeri. Untuk itu dalam menulis babat desa khususnya desa Kambeng Kecamatan Slahung juga perlu mempelajari babat Ponorogo. 

Dasar lain agar mendekati kebenaran tentang babat desa Kambeng Kecamatan Slahung bisa melihat peninggalan – peninggalan lama yang masih ada, dan juga dari ceritera-ceritera tokoh dan orang tua terdahulu. Seperti Makam Mbah Demang Kepala Desa Kambeng yang pertama menjabat,  yang dimakamkan di Pemakaman Desa Kambeng tepatnya di utara balai desa Kambeng, dan sampai sekarangpun masih banyak warga yang mengenal akan nama tersebut. 

Dalam sejarah desa terdapat pula peninggalan bersejarah, yakni makam Mbah Bayat ( Tembayat ), yang berada tepat di Dusun Soborejo Desa Kambeng. Konon oleh masyarakat beliau dikenalnya  adalah salah satu murid dari pada Sunan Tembayat yang menyelamatkan diri dari kejaran para penjajah yang kala itu sedang ikut bertempur  dengan Pasukan Pangeran Diponegoro, karena pasukan tanah air terdesak  oleh penjajah maka tidak sedikit yang berlarian mundur.  Dan karena kekhawatiran suasana yang tidak aman maka para prajurit-prajurit termasuk dari murid-murid Sunan Tembayat berjalan menyusuri kampung-kampung ke arah timur dan tenggara dari Keraton Jogjakarta, dan sampailah ke sekitaran kota Ponorogo termasuk Desa Kambeng. Dan akhir sejarah dari situlah salah satu murid Sunan Tembayat di makamkan di desa Kambeng. Yang lebih memperkuat sejarah ini adalah tidak sedikit dan tidak hanya di desa Kambeng yang terdapat makam dari murid Sunan Tembayat, seperti terdapat pula di desa Plancungan Kecamatan Slahung, di Kecamatan Badegan dan juga Kecamatan Sukorejo.


Sejarah Pemerintahan Desa Kambeng Kecamatan Slahung

1.    Mbah Demang Kepala Desa Kambeng Kecamatan Slahung yang pertama. Masa Kepemerintahan mulai Tahun 1852 sampai dengan 1891 M. Makam Mbah Demang berada di Pemakaman Umum desa Kambeng yang tepat berada di sebelah utara balai desa Kambeng.
2.    Gantinya adalah Mbah Karyo Puroa Yang memiliki Masa Kepemimpinan mulai Tahun 1892 sampai dengan 1912 yang juga dimakamkan di Pemakaman Umum desa Kambeng.
3.    Setelah selesai masa jabatan Mbah Karyo Puro  maka dilanjutkan oleh Mbah Samaks yang dimulai pada tahun 1913 sampai dengan tahun 1917.
4.    Mbah Karyo Dinomo yang kemudian meneruskan pemerintahan Mbah Karyo Puro, yang mana beliau memimpin  mulai tahun 1918 sampai dengan 1935.
5.    Jaimun merupakan kepala desa yang menjabat paling singkat waktunya, yakni hanay menjabat selama 3 (tiga) bulan, karena suatu hal.
6.    Podo Wijoyo merupakan kepala desa yang meneruskan, yang menjabat mulai tahun 1936 sampai dengan 1940.
7.    Mbah Lahuri yang kemudian melanjutkan jabatan kepala desa yang dimulai pada tahun 1940 sampai dengan pada tahun 1944.
8.    Mbah Parmin kepala desa yang menjabat mulai tahun 1945 sampai dengan 1960.
9.    Diteruskan oleh Mbah Ijo Komplong yang mulai pada tahun 1961 sampai dengan 1965.
10.    Setelah habis masa jabatannya dilanjutkan oleh Mbah Warno yang hanya menjabat selama 1 (satu) tahun yhankni pada tahun 1966.
11.    Pak Sarwono yang kemudian melanjutkan tampuk pemerintahan desa Kambeng yang mulai pada 1967 sampai dengan 1972.
12.    Selepas kepemimpinan beliau dilanjutkan oleh Pak Samidi yang mana beliau berangkat dari instansi TNI, yang disebut dengan istilah Karteker, mulai dijabatnya pada tahun 1973 sampai dengan tahun 1973 sampai dengan tahun 1982.
13.    Pak Suharno adalah kepala desa kambeng yang juga berangkat dari instansi TNI, yang juga Karteker, beliau berasal dari desa Slahung yang kemudian menjabat menjadi kepala desa kambeng mulai pada tahun 1982 sampai dengan tahun 1989.
14.    Separi purnanya tugas beliau, tugas kepala desa dilanjutkan oleh Pak Ngainan yang masih juga berangkat dari instansi TNI, yang bermula dari tahun 1989 sampai dengan tahun 1990.
15.    Setelah selesai masa kepemimpinan beliau, kepala desa dilanjutkan oleh H. Asmuri yang mulai pada tahun 1990 sampai dngan tahun 2006.
16.    Setelah paripurna tugas beliau, terdapat kekososongan kepepimpinan karena belum adanya yang mencalonkan untuk menjabat kepal desa. Maka dalam hal ini Sekdes-lah yang kemudian menjabat dalam rangka Pemangku Jabatan (PJ) Kepala Desa yang menjabat dalam kurun waktu mulai 2006 sampai dengan tahun 2007.
17.    Selesai PJ dari sekdes, maka Hanifah yang kemudian melanjutkan menjabat kepala desa Kambeng mulai dari tahun 2007 sampai dengan sekarang, yang dalam SK masa kepemimpinannya (periode) 2007 sampai dengan tahun 2013.



Demografi Desa Kambeng Kecamatan Slahung

Keadaan Demografis Desa Kambeng Kecamatan Slahung Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo mencakup data sebagai berikut : 

a.    Kependudukan :
o    Laki-laki     =      1.444      Jiwa
o    Perempuan     =      1.421    Jiwa
Jumlah    =      2.865     Jiwa 

b.    Mata pencaharian  penduduk  :
o    Petani     =    761      Orang
o    PNS / TNI    =       25    Orang
o    Perdagangan     =      17     Orang
o    Pensiunan     =        9     Orang
o    Home Industri    =      16     Orang
o    Buruh tani     = 1.672    Orang
o    Jasa lainnya     =       15    Orang
o    Swasta    =    271    Orang
o    Buruh    =     79    Orang

c.    Usia produktif : 1684 Orang

d.    Tingkat Pendidikan Penduduk :
o    Tributa    =       78    Orang
o    Tidak tamat SD    =      207    Orang
o    Tamat  SD     = 1.837     Orang
o    Tamat SLTP     =    311    Orang
o    Tamat  SLTA     =    413     Orang
o    Tamat Sarjana     =      27      Orang
e.    Menurut  Agama :
o    Islam     =    2.857     Orang
o    Katholik    =      -    Orang
o    Kristen     =         8       Orang
o    Hindu / Budha     =      -       Orang



Keadaan Sosial Desa Kambeng Kecamatan Slahung

Dalam Bidang Sosial kemasyarakatan/Agama, Seni dan Budaya mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, antara lain : 

1.    Berdiri tempat  Ibadah seperti Masjid, yang sebelumnya hanya 1 Buah Masjid ( salah satunya adalah  Masjid tertua di Kecamatan Slahung / Masjid Puthuk), yang dahulu kala menjadi pusat pendidikan agama para santri yang berasal dari masyarakat Kecamatan Slahung, Bungkal Ngrayun, Balong dan sekitarnya, dan sekarang telah berkembang menjadi 9  Masjid dan 7 Mushola yang tersebar di Wilayah Desa Kambeng.
2.    Bidang Seni , Desa Kambeng memiliki 2 Group Seni HADRAH yakni ”Haqiqi Group” dan  ” An-Nidaa’ Group” dan juga memiliki 1 Group Seni Samroh.
3.    Bidang Sosial Keagamaan, Masyarakat Kambeng Mayoritas aktif dalam kegiatan-kegiatan Lingkungan seperti Jamaah Yaasin, Diba’an, Manaqib, Dzikrul Ghofilin, Pengajian Keagamaan, Majlis Ta’lim dan Kegiatan-kegiatan lainnya.
 

 

 

Post a Comment

Powered by Blogger.