Sindopos.com - Entertainment; Kesuksesan Majalah Playboy Tidak Lepas Dari Kontroversi dan Keputusan Yang Di Luar Dugaan. 

Perkembangan-Majalah Playboy-Dari-Masa-ke-Masa
Pendiri majalah pria dewasa Playboy

Setelah kesuksesan awalnya, majalah itu diserang secara politis karena menampilkan ketelanjangan dan dinilai oleh kaum feminis telah mengecilkan perempuan dengan menjadikan mereka sebagai objek seksual. Akhirnya setelah menrima saran dari Editornya, Pendiri majalah pria dewasa Playboy, Hugh Hefner Berencana untuk menghapus gambar wanita telanjang dari publikasi majalahnya di masa depan.

Majalah Playboy yang berlogokan kepala kelinci itu sendiri, memang diawali oleh Hefner. Ia pada awalnya berkarir sebagai kartunis humor dan sering menggunakan tokoh sebagai cover nya. Edisi perdananya yang terbit pada bulan Desember 1953 di Amerika, tidak mempunyai tanggal karena Hefner tidak yakin bisa menerbitkan edisi kedua. 

Berikut ini video perkembangan dan kontroversi Majalah Playboy ini :

Kesuksesan Majalah Dewasa Playboy Dimulai Pada Bulan Desemer 1953. Diawali dengan menampilkan Marilyn Monroe di sampul depan pertamanya pada 1953 itu membuat perubahan setelah oplahnya turun dari 5,6 juta pada 1975 ke 800 ribu saat ini. Setelah kesuksesan awalnya, majalah itu diserang secara politis karena menampilkan ketelanjangan dan dinilai oleh kaum feminis telah mengecilkan perempuan dengan menjadikan mereka sebagai objek seksual.

Sensasi Yang Lain dari Majalah ini adalah pada saat menampilkan cover majalah yang terdapat gambar Alexander Skarsgard, Anna Paquin dan Stephen Moyer yang sedang telanjang disertai dengan noda darah yang memenuhi tubuhnya. Tidak Kalah Sensasasional juga pada saat Nenek-neneknya jd cover majalah playboy.

Pendiri majalah pria dewasa Playboy, Hugh Hefner, baru-baru ini setuju dengan saran radikal yang memintanya untuk menghapus gambar wanita telanjang dari publikasi majalahnya di masa depan.

Post a Comment

Powered by Blogger.
close
Banner iklan disini