MIsteri Dadong Guliang

Sindopos.com - Dadong diambil dari Bahasa Bali yang artinya Nenek. Beberapa daerah diBali menggunakan sebutan lain dalam memanggil nenek. ada yang memanggil Nini, Nenek, mbah dll.  Dadong saya adalah seorang wanita yang terlahir sebelum jaman kemerdekaan. Hingga sekarang tidak pernah ingat pasti berapa usianya. Setiap kali ditanya, sejak dulu selalu menjawab bahwa usianya 70 tahunan. Lalu sejak 3 tahun yang lalu setiap saya bertanya berapa usianya, dadong selalu menjawab dengan percaya diri bahwa usianya adalah 73 tahun. Entah berapa usia sebenarnya karena dadong selalu mengkalim bahwa usianya 73 setiap tahun saya tanyakan. Seperti layaknya wanita-wanita jaman lawas, pikiran dadong masih lumayan sempit. Namun, saya salut dengan ketulusan-ketulusan yang diperbuat oleh dadong kepada keluarganya, kepada adat balinya dan kepada sosial masyarakat adat diwilayah tempat tinggalnya. Saya sering sekali ngobrol dengan dadong, dan seperti orang tua kebanyakan, cerita kehidupan masa-masa lampau menjadi cerita langganan yang terus diulang untuk diceritakan kesaya. Sehingga dari cerita yang terus diulang-ulang oleh dadong setiap saya pulang ke Bali, sedikit banyak saya dapat menggambarkan kisah-kisah dadong masa lampau.
Baca Juga :  Pesona Magis Guwa Gumi Uwuk Desa Akah Klungkung Bali Yang Misterius
Dadong Guliang Dikenal di Masyarakat Desa Akah sebagai seoarang perempuan Sakti yang memiliki ilmu Kamoksan (moksa) yaitu ilmu yang sangat tinggi untuk melepas Jiwa dan Raga. Hingga kini Dadong Guliang Diyakini oleh masayarakat Desa Akah Klungkung Bali ini masih hidup dengan ilmu Moksa nya itu.
Misteri Dadong Guliang

Sedangkan nama Guliang adalah nama daerah sebuah Desa di Bangli, Karena tidak diterima di tempat asalnya kemudian dadong Guliang berpindah ke desa Akah.  Sampai saat ini pula Dadong Guliang yang diyakini masih hidup ini terus akan "menganggu warga desa Akah". Namun ada juga banyak warga yang berdoa untuk mendapat kesembuhan dari berdoa di tempat Dadong Guliang ini.
Beredar Cerita di warga sekitar jika ada anak seorang warga yang menangis kesakitan tidak ada henti hentinya. Kemudian orang tua si anaka memberikan bawang merah yang sudah di beri tuah ditempat Dadong Guliang ini, setelah ditempel dikening Anak tak lama kemudian si Anak berhenti Menangis. dari cerita ini diyakini bahwa itu adalah bagian dari kekuatan Dadong Gulian 

Post a Comment

Powered by Blogger.