Riwa Riwi – Tak mau kalah dengan daerah lain yang mengharuskan PNS dilingkungan pemkab untuk memakia akik khas daerahnya, Bupati membuat keputusan yang mengejutkan dengan  mewajibkan PNS di Pacitan Pakai Batik Yang Bukan Produk Asli Pacitan. Mulai senin Sesuai instruksi Bupati Pacitan yang diteruskan melalui surat edaran, segenap Pegawa Negeri Sipil (PNS) di semua dinas dan lembaga Pemerintah di Pacitan kompak mengenakan lurik Pacitan sebagai pakaian adat daerah.

Pantauan Riwariwi.com, mulai dari pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten (Pemkab), dinas, hingga sekolah mulai mengenakan lurik lengkap dengan celana dan sandal mulai senin (16/2/2015).

Berbagai corak lurik pun dikenakan para PNS tersebut. Di Disbudparpora misalnya, berbagai macam corak lurik dikenakan para PNS, mulai dari lurik berwarna hitam coklat, merah jambu abu dan berbagai corak lainnya.

Media sosial lokal pacitan pun tidak mau kalah, bidikan - bidikan selfie punramai terpajang di halaman beranda masing - masing pengguna Medsos seperti Facebook, Twitter dll.

Dari berbagai obrolan diwarung kopi menunjukkan adanya pro dan kontra terkait dengan kebijakan ini. Secara umum menunjukkan setuju dengan kebijakan ini tetapi yang sangat disayangkan adalah jenis Batik yang dipilih. Seharusnya Bupati dengan kebijakan ini bisa mengangkat produk batik lokal pacitan yaitu batik Pace. Tentu hal ini akan lebih jempol buat pak Bupati Pacitan.

Post a Comment

Powered by Blogger.